PT MRT Jakarta hingga Jakpro Bakal Bentuk Perusahaan Patungan untuk Kelola Integrasi Tiket

Kompas.com - 08/07/2020, 19:36 WIB
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIDirektur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta bersama sejumlah korporasi yakni PT Transjakarta, dan PT Jakarta Propertindo kembali merencanakan untuk membentuk perusahaan patungan.

Perusahaan patungan ini rencananya untuk mengelola integrasi tiketing antartransportasi.

"Nah perusahaan patungan di situ ada MRT, ada MITJ. Yang di MITJ itu sebenarnya kan ada KAI-nya 19,5 persen dan MRT-nya juga sekitar 20 sekian persen. Kemudian sekarang ada 20 persen ada Jakpro, dan 20 persen ada TJ. Nanti sama sama ngerjainnya, jadi pertama ticketing terintegrasi, sistem transportasi terintergrasi berbasis rel," ucap Direktur Utama PT MRT William Sabandar di Gedung DPRD DKI, dalam rekaman yang diterima, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

William menjelaskan, saat ini pihaknya dan sejumlah korporasi tersebut tengah menyiapkan kajian untuk menentukan model integrasinya dan kelembagaan perusahaan patungan tersebut.

Selain itu, juga tengah dikaji sistem integrasi secara teknologi dan skema bisnis.

"Ini semua akan dilakukan oleh satu konsultan bisnis intermasional yang disupervisi untuk 4 korporasi tadi sampai dengan di bulan Oktober dan November baru kita akan mencari mitra strategis yang akan membangun sistem terintegrasi tadi," kata dia.

Baca juga: PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Menurut William, integrasi ticketing tidak bisa dibebankan dan menjadi tugas PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

Karena PT MITJ akan fokus penataan jalur yang dalam hal ini dikelola oleh KCI dan kereta bandara serta penataan TOD.

"TOD dan jalur itu fokus dari NITJ, dan fokus jangka pendek MITJ itu adalah bangun TOD, karena nanti otomatis KCI-nya sudah berjalan seperti biasa," tambahnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X