Sempat Dorong-dorongan, Massa Tolak Reklamasi Ancol Kecewa dengan Anies

Kompas.com - 08/07/2020, 20:34 WIB
Suasana dorong-dorongan antara demonstran dengan petugas di gerbang Pintu Timur Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (8/7/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSuasana dorong-dorongan antara demonstran dengan petugas di gerbang Pintu Timur Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (8/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan demonstran dari Gerakan Nasional Tolak Reklamasi (Gentar) menggelar aksi demonstrasi di wilayah Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Rabu (8/7/2020) petang.

Mereka menuntut tiga hal. Pertama, tolak  reklamasi Ancol. Kedua, tangkap dan periksa komisaris Ancol.

Ketiga, atau tuntutan yang terakhir, massa menyatakan kekecewaannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disebut berbohong terhadap janjinya.

Awalnya massa menggelar demonstrasi di depan gerbang pintu timur Ancol.

Baca juga: Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Massa hendak masuk ke dalam kawasan Ancol, namun tidak diperbolehkan oleh petugas TNI - Polri dan Satpol PP yang berjaga.

Sempat terjadi dorong-dorongan antara petugas dan massa, namun massa tidak berhasil menembus barikade petugas.

Akhirnya massa bergegas menuju gerbang masuk pintu barat, yang lokasinya tidak jauh dari pintu timur.

Di pintu barat, massa sempat membakar ban mobil bekas namun petugas segera memadamkan api.

Baca juga: Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Setelah itu mereka kembali melanjutkan aksi dengan orasi secara bergantian.

"Kami kecewa dengan janji Anies Baswedan. Hari ini kami telah melihat sendiri bahwasanya janji akan menutup reklamasi di Ancol namun hari ini dibuka lagi, kami sangat kecewa," kata Koordinatro Lapangan Gentar Mahameru, Rabu.

Jelang malam, akhirnya massa tidak bisa bertemu dengan pihak pengelola dan massa pun membubarkan diri dengan kondusif.

Dalam aksi ini, sebanyak 116 petugas gabungan dikerahkan guna mengawasi jalannya aksi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

Megapolitan
UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

Megapolitan
2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

Megapolitan
Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

Megapolitan
Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

Megapolitan
Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

Megapolitan
11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

Megapolitan
Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

Megapolitan
BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

Megapolitan
UPDATE 14 Agustus: Tambah 575 Pasien, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 28.438

UPDATE 14 Agustus: Tambah 575 Pasien, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 28.438

Megapolitan
Diambil Alih Pemkot Tangsel, Monumen Palagan Lengkong Direhabilitasi

Diambil Alih Pemkot Tangsel, Monumen Palagan Lengkong Direhabilitasi

Megapolitan
Berkaca Nol Kasus Covid-19 di Parung Jaya, Kota Tangerang Kerahkan Tokoh Agama

Berkaca Nol Kasus Covid-19 di Parung Jaya, Kota Tangerang Kerahkan Tokoh Agama

Megapolitan
Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan, 32 Kawasan Khusus Pesepeda Ditiadakan Sementara

Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan, 32 Kawasan Khusus Pesepeda Ditiadakan Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X