Tangkal Covid-19, 11 Wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang Terapkan Kampung Jawara

Kompas.com - 09/07/2020, 15:54 WIB
(Kanan ke kiri) Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, bersama Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiono usai peresmian Kampung Jawara di Kampung Margajaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (9/7/2020). KOMPAS.com/Tria Sutrisna(Kanan ke kiri) Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, bersama Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiono usai peresmian Kampung Jawara di Kampung Margajaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (9/7/2020).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebelas wilayah di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang dipilih menjadi lokasi penerapan program Kampung Jawara untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Dari 11 lokasi yang dimaksud, tujuh di antaranya berada di wilayah Kota Tangerang Selatan dan empat lainnya di Kabupaten Tangerang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan bahwa penerapan kampung jaga kesehatan warga, aman, religius, dan sejahtera atau disingkat "Jawara" merupakan salah satu upaya kepolisian bersama dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Yang jelas tujuannya adalah menjadikan zona merah menjadi oranye, dan oranye menjadi kuning. Kemudian zona kuning menjadi hijau dan dia yang sudah hijau kita akan pertahankan," ujar Nana di Kampung Marga Jaya, Kelurahan Pakulonan, Tangsel, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Menurut Nana, langkah konkret mewujudkan harapan itu akan dilakukan dengan cara pengawasan protokol kesehatan secara ketat di lokasi Kampung Jawara.

Mulai dari kewajiban menggunakan masker, menjaga jarak fisik hingga penyedia fasilitas cuci tangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di lokasi tersebut juga dibangun dapur untuk masyarakat setempat dan tempat isolasi bagi warga yang terdampak Covid-19.

Selain itu, pergerakan keluar masuk warga di wilayah tersebut juga akan dibatasi dengan penerapan sistem satu pintu.

"Setiap masyarakat yang akan masuk selalu kita minta mengecek suhu tubuh, kemudian dia harus pakai masker dan dia harus mencuci tangan," kata Nana.

Baca juga: Sembuh, Tenaga Medis yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Nana menyebutkan, di lokasi Kampung Jawara juga disediakan sejumlah fasilitas seperti budidaya ikan, penanaman, sayuran hidroponik untuk menjaga ketahanan pangan.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Sentuh Angka 56 Persen, ICU 79 Persen

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Sentuh Angka 56 Persen, ICU 79 Persen

Megapolitan
Desak Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Damkar Depok, Pengacara: Tersangka Jangan Hanya 'Ikan Teri'

Desak Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Damkar Depok, Pengacara: Tersangka Jangan Hanya "Ikan Teri"

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 pada Anak di Bekasi Dilakukan demi Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka 2021

Vaksinasi Covid-19 pada Anak di Bekasi Dilakukan demi Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka 2021

Megapolitan
Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok Mandek, Pengacara Desak Kejaksaan Segera Ungkap Tersangka

Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok Mandek, Pengacara Desak Kejaksaan Segera Ungkap Tersangka

Megapolitan
Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Megapolitan
Insiden di Pamulang, Polisi: Sopir Ambulans Bohong Jemput Pasien Kritis

Insiden di Pamulang, Polisi: Sopir Ambulans Bohong Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Penjual Alat Listrik Kian Sulit Cari Barang Dagangan

PPKM Level 4 Diperpanjang, Penjual Alat Listrik Kian Sulit Cari Barang Dagangan

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika, 3 Kg Sabu dan 9.984 Ekstasi Diamankan

Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika, 3 Kg Sabu dan 9.984 Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Sudin LH Jaksel Tangkap Tangan Pembuang Limbah Septic Tank ke Saluran Air

Sudin LH Jaksel Tangkap Tangan Pembuang Limbah Septic Tank ke Saluran Air

Megapolitan
Besok Vaksinasi Anak di Kota Bekasi Dimulai, Catat Lokasinya

Besok Vaksinasi Anak di Kota Bekasi Dimulai, Catat Lokasinya

Megapolitan
Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan ke Polda Metro Sebelum Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun

Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan ke Polda Metro Sebelum Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun

Megapolitan
Kasus Dugaan Ambulans Dihalangi di Pamulang, Polisi Pastikan Pengendara Sedan Tak Bersalah

Kasus Dugaan Ambulans Dihalangi di Pamulang, Polisi Pastikan Pengendara Sedan Tak Bersalah

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Kota Bekasi Dibagi Menjadi 6 Waktu

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Kota Bekasi Dibagi Menjadi 6 Waktu

Megapolitan
Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X