Kompas.com - 10/07/2020, 15:11 WIB
Lokasi korban kebakaran di kawasan Jalan Pemuda, RT 03/02,  Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONLokasi korban kebakaran di kawasan Jalan Pemuda, RT 03/02, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Arget Priado (29) dan kekasihnya Dina Sulistiawati (21) berencana akan menikah pada 16 Agustus mendatang. 

Sabtu (4/7/2020) lalu, keluarga Priado telah mendatangi keluarga Dina untuk melakukan acara seserahan di rumah neneknya Dina di Rawamangan, Jakarta Timur. Uang seserahan diberikan kepada keluarga perempuan pada saat itu.

Naas, uang tersebut ludes terbakar bersama rumah sang nenek pada Kamis kemarin. Rumah sang neneknya Dina merupakan satu dari puluhan rumah yang terbakar di kawasan Jalan Pemuda I, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, kemarin.

Baca juga: Diduga karena Gas LPG Meledak, Pemukiman Padat di Rawamangun Terbakar

Uang seserah tersebut ikut terbakar dalam peristwia itu

"Kurang lebih 30 jutaan lah uangnya," kata Priado saat ditemui di lokasi puing-puing kebakaran, Jumat.

Priado iklhas uang tersebut telah terbakar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau takdirnya begini ya mau bagaimana pun. Saya sih ikhlaskan sajalah. Uang mah bisa dicari yang penting nyawa selamat," kata Priado.

Dia siap jika harus melangsungkan pernikahan secara sederhana, tidak seperti yang diharapkan.

"Mungkin juga diganti lagi rezekinya sama Allah yang penting ikhlas," ujar dia.

Sebanyak 30 rumah terbakar di kawasan permukiman di Rawamangun kemarin. Kebakaran tersebut diduga terjadi karena gas LPG yang meledak di salah satu rumah.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Seminggu, Komplotan Pembuat Surat Antigen Palsu di Depok Terbitkan 80 Surat

Dalam Seminggu, Komplotan Pembuat Surat Antigen Palsu di Depok Terbitkan 80 Surat

Megapolitan
Emak-emak di Ciracas Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 agar Bisa ke Pasar

Emak-emak di Ciracas Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 agar Bisa ke Pasar

Megapolitan
Pencetak Surat Antigen Palsu di Depok: Cuma Dapat Rp 50.000, Buat Kopi dan Rokok Sudah Habis

Pencetak Surat Antigen Palsu di Depok: Cuma Dapat Rp 50.000, Buat Kopi dan Rokok Sudah Habis

Megapolitan
Mendagri Minta Pemkot Tangerang Turunkan BOR RS Jadi 50 Persen, Kini Masih 73 Persen

Mendagri Minta Pemkot Tangerang Turunkan BOR RS Jadi 50 Persen, Kini Masih 73 Persen

Megapolitan
Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Megapolitan
Kapolda Metro Apresiasi Warga Tak Terprovokasi Ajakan Demo 'Jokowi End Game'

Kapolda Metro Apresiasi Warga Tak Terprovokasi Ajakan Demo "Jokowi End Game"

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Pengelola: Bukan karena Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Pengelola: Bukan karena Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Megapolitan
Dinsos Depok Tegaskan Siapa Pun Dilarang Pungut Uang dari BST Warga

Dinsos Depok Tegaskan Siapa Pun Dilarang Pungut Uang dari BST Warga

Megapolitan
Cerita Jusuf Hamka Geram Ada Kartel Krematorium, Putuskan Bantu Tanpa Lihat Agama

Cerita Jusuf Hamka Geram Ada Kartel Krematorium, Putuskan Bantu Tanpa Lihat Agama

Megapolitan
Minta Pemkot Tangerang Tak Bergantung ke Pemerintah Pusat soal Bansos, Mendagri: Pengusaha Keluarkan CSR

Minta Pemkot Tangerang Tak Bergantung ke Pemerintah Pusat soal Bansos, Mendagri: Pengusaha Keluarkan CSR

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi ke Puskesmas

Pemprov DKI Salurkan 138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi ke Puskesmas

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Jumlah Pengunjung Tak Sampai 1.000 Orang Per Hari

Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Jumlah Pengunjung Tak Sampai 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Megapolitan
Viral Foto Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Viral Foto Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X