Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/07/2020, 21:40 WIB
Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) bersiap melakukan pembukaan peribadatan di gereja.

Nantinya, umat dapat melaksanakan kembali perayaan ekaristi di dalam gereja.

"Wilayah Keuskupan Agung Jakarta yang mencakup wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi saat ini berada dalam tahap persiapan akhir untuk pembukaan ibadat offline, pembukaan perayaan ekaristi yang dihadiri oleh umat di gereja-gereja," kata Sekretaris Jenderal KAJ Romo Adi Prasojo saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2020).

Menurut rencana, tahap awal pembukaan gereja akan dilakukan secara berkala.

Setelah dibuka satu hari, pihak KAJ dan paroki di masing-masing gereja akan mengevaluasi.

Baca juga: Gereja Ayam Buka Lagi, Pengunjung Wajib Pakai Masker

Kemudian, hasil evaluasi itu akan menentukan apakah gereja dapat dibuka secara menyeluruh di semua lokasi yang masuk dalam wilayah KAJ.

"Dalam perencanaan kami kemungkinan pembukaan ibadat dan ekaristi secara offline akan dilaksanakan secara bertahap dalam arti kloter pertama itu hanya beberapa gereja paroki yang dizinkan buka. Kemudian kami evaluasi minggu depannya baru beberapa paroki yang lain," kata Adi.

Di sisi lain Adi menegaskan bahwa gereja katolik pertama yang akan dibuka dalam waktu dekat ini adalah Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga Paroki Katedral Jakarta, Jakarta Pusat.

"Yang pasti gereja Katedral Jakarta itu akan menjadi gereja katolik pertama yang akan dibuka peribadatan di wialayah KAJ," sambung Adi.

Rencananya misa atau perayaan ekaristi akan dimulai pada Minggu (12/7/2020) besok.

"Kemungkinan besar akan dilaksanakan untuk gereja Katedral Jakarta dan beberapa gereja pada lain di kloter pertama dilaksanakan pada 12 Juli 2020. Apabila tidak ada aral melintang dan juga tidak ada ketentuan yang akan kami lihat kemudian secara bertahap akan dibuka," kata Adi.

Lalu bagaimana penerapan protokol pencegahan Covid-19 di dalam gereja saat ibadat berlangsung?

Baca juga: PGI Imbau Gereja Menahan Diri untuk Melangsungkan Ibadah

Adi menjelaskan, setiap umat yang datang untuk mengikuti misa harus benar-benar dalam keadaan sehat tanpa ada gejala penyakit apapun.

Kemudian, setiap umat yang hadir wajib mendaftarkan diri melalui aplikasi yang telah disiapkan KAJ.

"Mendaftarkan diri karena tahap pertama pembukaan semua umat yang hadir adalah umat yang sudah mendaftarkan diri melalui aplikasi belarasa yang sudah disiapkan bagi paroki-paroki," kata Adi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penumpang Diminta Lapor jika Dapat Intimidasi Saat Pakai Taksi Online di Terminal Kampung Rambutan

Penumpang Diminta Lapor jika Dapat Intimidasi Saat Pakai Taksi Online di Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Supian Suri Siap Mundur dari PNS jika Jadi Cawalkot Depok 2024

Supian Suri Siap Mundur dari PNS jika Jadi Cawalkot Depok 2024

Megapolitan
Pencurian Gerobak Sampah di Depok, Modusnya Pura-pura Pinjam Buat Angkut Barang

Pencurian Gerobak Sampah di Depok, Modusnya Pura-pura Pinjam Buat Angkut Barang

Megapolitan
Terminal Kampung Rambutan Akui Kurang Sosialisasi soal Taksi 'Online' Boleh Angkut Penumpang

Terminal Kampung Rambutan Akui Kurang Sosialisasi soal Taksi "Online" Boleh Angkut Penumpang

Megapolitan
Bursa Pilkada 2024 Makin Ramai, Sekda Supian Suri Siap Maju Jadi Cawalkot Depok

Bursa Pilkada 2024 Makin Ramai, Sekda Supian Suri Siap Maju Jadi Cawalkot Depok

Megapolitan
Pengelola: Taksi Online Diperbolehkan Masuk ke Terminal Kampung Rambutan

Pengelola: Taksi Online Diperbolehkan Masuk ke Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Cianjur Masuk Aglomerasi Jakarta karena Menunjang Kebutuhan Air Minum

Cianjur Masuk Aglomerasi Jakarta karena Menunjang Kebutuhan Air Minum

Megapolitan
Cara Laporkan Saldo Terpotong Dua Kali Saat Naik Transjakarta

Cara Laporkan Saldo Terpotong Dua Kali Saat Naik Transjakarta

Megapolitan
Pedemo di Patung Kuda Akui Keputusan MK Soal Hasil Pilpres 2024 Sudah Inkracht

Pedemo di Patung Kuda Akui Keputusan MK Soal Hasil Pilpres 2024 Sudah Inkracht

Megapolitan
Resmi Ditutup, Jakarta Lebaran Fair Kedatangan 350.000 Pengunjung dengan Nilai Transaksi Ratusan Miliar

Resmi Ditutup, Jakarta Lebaran Fair Kedatangan 350.000 Pengunjung dengan Nilai Transaksi Ratusan Miliar

Megapolitan
Bakal Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD, Kelurahan di Jakarta Diharapkan Lebih Optimal Layani Warga

Bakal Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD, Kelurahan di Jakarta Diharapkan Lebih Optimal Layani Warga

Megapolitan
Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami 'Nyebur' Bareng

Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami "Nyebur" Bareng

Megapolitan
Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Megapolitan
Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Megapolitan
Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com