Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Kompas.com - 12/07/2020, 11:19 WIB
Ilustrasi air bersih. ShutterstockIlustrasi air bersih.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasokan air bersih oleh PAM Lyonnaise Jaya ( Palyja) di sebagian wilayah Jakarta Barat terganggu, pada Minggu (12/7/2020). Gangguan ini diprediksi akan berlangsung hingga Senin (13/7/2020).

Hal ini terjadi karena pasokan air curah ke DCR 4 dan 5 Palyja mengalami penurunan. Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head PALYJA Lydia Astriningworo mengatakan, turunnya pasokan air akibat pengerjaan pemeliharaan gardu PLN di area IPA TTC.

Baca juga: Pipa Palyja Bocor di Pesanggrahan, Suplai Air di Jakbar Terganggu

“Palyja memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kondisi ini di luar kendali dan wewenang Palyja,” kata Lydia dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Sejumlah wilayah yang terkena dampak yakni, Kebon Jeruk, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Pejagalan, Cengkareng Timur, Kapuk, Kamal Muara dan Meruya Utara.

Kemudian, Kedoya utara, Kedoya Selatan, Rawa Buaya, Tegal Alur, Kedaung Kali Angke, Kapuk, Pegadungan, Duri Kosambi, Semanan dan sekitarnya.

Lydia menyarankan para pengguna layanan air bersih dari Palyja untuk mengisi bak penampungan air dan menghemat penggunaannya.

Baca juga: Sejumlah Wilayah di DKI Alami Gangguan Pasokan Air Palyja Siang Ini

“Palyja menyediakan truk tanki untuk keadaan darurat dan memprioritaskan bagi rumah sakit, tempat ibadah dan yayasan sosial, serta terus berupaya mencari solusi terbaik antara lain dengan melakukan pengaturan jaringan,” ucap Lydia.

Pelanggan dapat menghubungi Call Center PAalyja di nomor telepon 29979999 yang beroperasi 24 jam atau website Palyja di www. palyja.co.id dan layanan SMS 0816725952. 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
Empat Pekerja Proyek Stadion JIS Terkena Tumpahan Semen Cor

Empat Pekerja Proyek Stadion JIS Terkena Tumpahan Semen Cor

Megapolitan
Polisi: Pasangan yang Dikepung Warga di Cengkareng Adalah Penjambret

Polisi: Pasangan yang Dikepung Warga di Cengkareng Adalah Penjambret

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X