Polisi Proses Hukum Kasus Pemotor Hadang Ambulans di Depok jika Ada Laporan

Kompas.com - 13/07/2020, 16:33 WIB
Beredar video rekaman mobil ambulans diadang pengendara motor di wilayah Depok, Sabtu (11/8/2020). Dokumentasi @depokterkini/INSTAGRAMBeredar video rekaman mobil ambulans diadang pengendara motor di wilayah Depok, Sabtu (11/8/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Kasus pengadangan ambulans membawa pasien oleh pegawai Dinas Perhubungan Kota Depok, HG pada Sabtu (11/7/2020), bisa diproses hukum.

Kelanjutan kasus tersebut tergantung pihak yang dirugikan, dalam hal ini salah satu keluarga pasien berinisial NP serta pengawal ambulans berinisial L.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani menyatakan, jika ingin kasus ini diselidiki, maka NP dan L harus membuat laporan resmi ke kepolisian.

"Untuk sampai saat ini kita masih belum bisa proses sampai ke tahap penyidikan. Pertama karena belum ada laporan resmi," jelas Wadi kepada wartawan pada Senin (13/7/2020) siang.

"Hingga saat ini belum ada hitam di atas putih mau seperti apa," imbuhnya.

Baca juga: Bantah Klaim Polisi, Sopir Ambulans Mengaku Belum Damai dengan Pegawai Dishub yang Mengadangnya

Wadi menjamin bahwa pihaknya bakal melanjutkan perkara ini apabila menerima laporan resmi dari NP dan L.

"Ya bisa. To be continued. Kami akan klarifikasi lagi NP dan L mau seperti apa," kata dia.

Kepada Kompas.com, pengendara motor HG mengaku bahwa keributan berbuntut panjang karena ia diancam oleh beberapa pengawal ambulans setelah sempat cekcok akibat senggolan di jalan raya.

Dengan pihak ambulans, urusan HG disebut sudah beres.

Wadi mengklaim bahwa SN, sopir ambulans tersebut, telah setuju untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan dengan HG.

Baca juga: Viral Video Pengendara Motor Disebut Adang Ambulans di Depok, Ini Kronologi dari Dua Pihak


Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Sumpah Pemuda, BEM SI Sebut 1.000 Mahasiswa Bakal Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Hari Sumpah Pemuda, BEM SI Sebut 1.000 Mahasiswa Bakal Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Megapolitan
Komplotan Pencuri di Jaksel Jual Motor Curian di Bogor hingga Rp 1,7 Juta

Komplotan Pencuri di Jaksel Jual Motor Curian di Bogor hingga Rp 1,7 Juta

Megapolitan
Sebelum Ditusuk, PSK di Bekasi Sempat Dibungkam Mulutnya oleh Pelaku

Sebelum Ditusuk, PSK di Bekasi Sempat Dibungkam Mulutnya oleh Pelaku

Megapolitan
Turap Longsor di Perumahan Kawasan Ciracas Akan Diperbaiki Pekan Ini

Turap Longsor di Perumahan Kawasan Ciracas Akan Diperbaiki Pekan Ini

Megapolitan
Tertangkap di Mampang Prapatan, Dua Pencuri Biasa Bawa Senjata Tajam Saat Beraksi

Tertangkap di Mampang Prapatan, Dua Pencuri Biasa Bawa Senjata Tajam Saat Beraksi

Megapolitan
Komisi B DPRD Sarankan Pemprov DKI Tak Naikkan UMP 2021

Komisi B DPRD Sarankan Pemprov DKI Tak Naikkan UMP 2021

Megapolitan
Libur Panjang, Polisi Prediksi Puncak Arus Kendaraan Terjadi hingga Rabu Pagi

Libur Panjang, Polisi Prediksi Puncak Arus Kendaraan Terjadi hingga Rabu Pagi

Megapolitan
Lurah: PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi yang Diajukan Warga

Lurah: PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi yang Diajukan Warga

Megapolitan
Gagal Curi Motor karena Alarm Bunyi, 2 Pencuri Ditangkap

Gagal Curi Motor karena Alarm Bunyi, 2 Pencuri Ditangkap

Megapolitan
Bioskop XXI Summarecon Mall Bekasi Mulai Uji Coba Beroperasi Besok

Bioskop XXI Summarecon Mall Bekasi Mulai Uji Coba Beroperasi Besok

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Bertambah 9 Kasus Positif, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 27 Oktober: Bertambah 9 Kasus Positif, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Anggota Marinir Hendak Dibegal saat Bersepeda, Polisi Kejar Pelaku

Anggota Marinir Hendak Dibegal saat Bersepeda, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
Ingin Kelabui Polisi, Pembunuh WN Nigeria Membotaki Kepala Saat Kabur

Ingin Kelabui Polisi, Pembunuh WN Nigeria Membotaki Kepala Saat Kabur

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal Pesepeda

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Bertambah 781, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 102.678

UPDATE 27 Oktober: Bertambah 781, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 102.678

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X