Tersangka Pemeras Bermodus Penyelewengan KJP Mengaku Polisi dan Wartawan

Kompas.com - 14/07/2020, 15:31 WIB
Info tentang KJP Plus dan KJMU. Tangkapan layar laman KJPInfo tentang KJP Plus dan KJMU.

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat tersangka kasus pemerasan yang telah ditangkap aparat Polsek Kalideres, Jakarta Barat, mengaku sebagai polisi dan wartawan dalam menjalankan aksinya.

Mereka menuduh seorang pemilik toko telah menyelewengkan penggunaan Kartu Jakarta Pintar ( KJP) dan kemudian memeras pemilik toko itu.

“(Pemerasan) di dahului dengan mengaku sebagai anggota Buser Polda Metro Jaya dan wartawan,” kata Kapolsek Kalideres Kompol Slamet di kantornya, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Tersangka Pemerasan yang Tuduh Orang Salah Gunakan KJP

Menurut polisi, para tersangka ini mendatangi sebuah toko yang menerima KJP sebagai alat pembayaran lalu menuduh korban telah melakukan penyelewengan.

Pengakuan para tersangka sebagai polisi dan wartawan membuat si pedagang takut.

Para tersangka menyita 219 KJP yang disebut sebagai barang bukti penyelewengan dari toko tersebut. Mereka juga memasukkan korban ke dalam sebuah mobil dan membawanya ke arah Grogol.

Di dalam mobil, para tersangka memeras korbanya. Mereka meminta “uang damai” dari korban agar tuduhan penyelewangan itu tidak berlanjut.

“Di dalam mobil minta uang damai sebesar Rp 50 juta. Namun karena korban tidak memiliki uang sebesar itu sehingga terjadi kesepakatan sesuai (uang) dimiliki korban 4,5 juta,” ucap Slamet.

Keempat tersangka, yaitu W, A, S dan R, akhirnya ditangkap polisi hari Minggu lalu.

Mereka dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Megapolitan
Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Megapolitan
26 RS Swasta di Jakarta akan Jadi RS Rujukan Covid-19

26 RS Swasta di Jakarta akan Jadi RS Rujukan Covid-19

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Lebih dari 208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara

Langgar Protokol Kesehatan, Lebih dari 208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Selama Isolasi di RS, Rektor IPB Ciptakan Lagu

Selama Isolasi di RS, Rektor IPB Ciptakan Lagu

Megapolitan
Setelah 3 Jam, Kebakaran di Sebuah Restoran di Kebayoran Baru Akhirnya Padam

Setelah 3 Jam, Kebakaran di Sebuah Restoran di Kebayoran Baru Akhirnya Padam

Megapolitan
Rekonstruksi Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat, 10 Tersangka Peragakan 63 Adegan

Rekonstruksi Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat, 10 Tersangka Peragakan 63 Adegan

Megapolitan
Sembuh dari Corona, Rektor IPB University Diperbolehkan Pulang

Sembuh dari Corona, Rektor IPB University Diperbolehkan Pulang

Megapolitan
Profil Cai Changpan, Bandar Narkoba Terpidana Mati yang Dua Kali Kabur dari Penjara

Profil Cai Changpan, Bandar Narkoba Terpidana Mati yang Dua Kali Kabur dari Penjara

Megapolitan
Pesan 87 Permen Mengandung Ganja dari Amerika, Pria Ini Ditangkap

Pesan 87 Permen Mengandung Ganja dari Amerika, Pria Ini Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 25 September: Bertambah 19 Kasus Positif dan 25 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 25 September: Bertambah 19 Kasus Positif dan 25 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Pamulang, Sita Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar

Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Pamulang, Sita Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
UPDATE 25 September: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.289 Orang, Kasus Aktif Jadi 12.898

UPDATE 25 September: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.289 Orang, Kasus Aktif Jadi 12.898

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X