Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/07/2020, 10:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan maut di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Rabu (5/7/2020) malam, mengakibatkan dua orang tewas.

Mobil yang dikendarai Anjani Rahma Pramesti (23) menabrak dua motor.

Akibatnya, dua orang yang berboncengan motor, yakni Dadan Sujana dan Dony Sanjaya tewas.

Sementara pengendara motor lainnya, Novan Bawono mengalami luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur, AKP Agus Suparyanto menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat mobil HRV dengan nomor polisi B 97 ARP yang dikendarai Anjani berjalan dari arah Utara ke Selatan melalui Jalan DI Panjaitan.

Sesampainya di Flyover Jatinegara, mobil Anjani menabrak motor Dadan yang kala itu sedang berboncengan dengan Dony.

"Mereka terjatuh terpental di badan jalan hingga meninggal dunia di lokasi. Kemudian mobil itu tetap jalan," kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Setelah itu, mobil tersebut kembali terlibat kecelakaan. Mobil menabrak sepeda motor dengan nomor polisi B 5002 TCM yang sedang didorong Novan Bawono.

"Jadi sesampainya di dekat penampungan awal sampah menabrak lagi. Korban sedang mendorong sepeda motor, hingga luka pada dahi robek, muka besut, pinggang kanan besut, dan tangan kanan patah," ujar dia.

Korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jari, Jakarta Timur. Sedangkan korban luka dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara.

"Untuk pengendara mobil saat ini masih kita periksa di Satlantas (Polres) Jaktim," tutup Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Buku Kwitang Sulit Dapat Lahan Sejak 2008

Pedagang Pasar Buku Kwitang Sulit Dapat Lahan Sejak 2008

Megapolitan
Ibu Eny Ikut Liburan ke Puncak, Ketua RT: Saya Nyanyi, Dia Joget

Ibu Eny Ikut Liburan ke Puncak, Ketua RT: Saya Nyanyi, Dia Joget

Megapolitan
Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita, Wowon: Rewel dan Sering Nangis

Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita, Wowon: Rewel dan Sering Nangis

Megapolitan
Puas Pemerkosa Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun, Pengacara Korban: Itu Sudah Maksimal

Puas Pemerkosa Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun, Pengacara Korban: Itu Sudah Maksimal

Megapolitan
Toko Restu Tak Pernah Lepas dari Sejarah dan Tradisi Pedagang Buku Kaki Lima di Kwitang

Toko Restu Tak Pernah Lepas dari Sejarah dan Tradisi Pedagang Buku Kaki Lima di Kwitang

Megapolitan
Ibu Eny Sudah Pulang ke Rumah, Ketua RT: Sempat Minta Maaf dan Tersenyum

Ibu Eny Sudah Pulang ke Rumah, Ketua RT: Sempat Minta Maaf dan Tersenyum

Megapolitan
Update Titik Banjir di Jakarta Pukul 18.00: Ada 9 Ruas Jalan yang Tergenang Air

Update Titik Banjir di Jakarta Pukul 18.00: Ada 9 Ruas Jalan yang Tergenang Air

Megapolitan
AKBP Dody Pakai 'Tangan' Orang Lain saat Tukar Sabu-sabu dengan Tawas

AKBP Dody Pakai "Tangan" Orang Lain saat Tukar Sabu-sabu dengan Tawas

Megapolitan
Kesal Tak Dilayani, Pemuda Pengangguran Tusuk PSK di Kamar Apartemen di Bekasi

Kesal Tak Dilayani, Pemuda Pengangguran Tusuk PSK di Kamar Apartemen di Bekasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Alokasikan Dana Pembebasan Lahan Sodetan Ciliwung

Pemprov DKI Tak Alokasikan Dana Pembebasan Lahan Sodetan Ciliwung

Megapolitan
Divonis 18 Tahun, Pemerkosa Santriwati di Depok Dianggap Mencoreng Lembaga Pendidikan Islam

Divonis 18 Tahun, Pemerkosa Santriwati di Depok Dianggap Mencoreng Lembaga Pendidikan Islam

Megapolitan
Minyakita Langka dan Harga Naik, Stok di Bulog Cabang Tangerang Kosong

Minyakita Langka dan Harga Naik, Stok di Bulog Cabang Tangerang Kosong

Megapolitan
Sedang Mencuci Baju, Warga Cipayung Temukan Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter di Rumahnya

Sedang Mencuci Baju, Warga Cipayung Temukan Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter di Rumahnya

Megapolitan
Lansia Curi Mobil di Tebet untuk Ziarah ke Makam Istri, Kasus Selesai dengan 'Restorative Justice'

Lansia Curi Mobil di Tebet untuk Ziarah ke Makam Istri, Kasus Selesai dengan "Restorative Justice"

Megapolitan
Tepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Klender Pura-pura Cari Kontrakan

Tepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Klender Pura-pura Cari Kontrakan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.