700 Pengemudi Ojol di Kota Tangerang Ikuti Pemeriksaan Swab Test

Kompas.com - 17/07/2020, 13:12 WIB
Pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang menjalani swab test di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Kamis (17/7/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang menjalani swab test di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Kamis (17/7/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebanyak 700 pengemudi ojek online di Kota Tangerang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan dengan swab test di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

Kepala Dinas Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, tes swab untuk pengemudi ojol tersebut diadakan sebagai salah satu syarat untuk mengizinkan pengemudi mengangkut penumpang.

"Yang di (Kota) Tangerang target kita 700 itu bagi dua, antara Gojek dan Grab," ujar dia saat ditemui Kompas.com di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Jumat (17/7/2020).

Tes swab tersebut, tutur Tri, diberikan secara gratis dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Baca juga: Ojol di Tangerang Keberatan Lakukan Rapid Test jika Pakai Biaya Sendiri

Rencananya tes swab untuk pengemudi ojol tersebut, kata Tri, akan dilaksanakan di dua wilayah lainnya di Tangerang Raya, yakni Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

"Besok hari Senin sama 700 (di Kabupaten Tangerang), Selasa di Tangsel jumlahnya sama 700," kara Tri.


Setelah nanti hasilnya diketahui, pengemudi dengan hasil negatif bisa langsung mengangkut penumpang.

Namun, kata Tri, ada syarat tambahan lainnya bagi pengemudi ojol yang akan mengangkut penumpang, salah satunya adalah menggunakan pembatasan antara penumpang dan ojol.

Baca juga: Menimbang Kelonggaran Ojol Bawa Penumpang di Masa PSBB Kota Tangerang

Begitu juga dengan penumpang, Tri mengatakan bahwa mereka disarankan membawa helm sendiri. Namun, apabila tidka membawa helm bisa diganti dengan penutup rambut atau haircap.

"Jadi penumpang enggak diwajibkan bawa helm tapi lebih bagus bawa helm sendiri," kata Tri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Megapolitan
89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

Megapolitan
Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X