Tenggak Miras Oplosan, 2 Warga Depok Meninggal Dunia

Kompas.com - 21/07/2020, 10:14 WIB
Ilustrasi Miras Oplosan TOTO SIHONOIlustrasi Miras Oplosan

DEPOK, KOMPAS.com - Dua warga Depok berinisial M dan F meninggal dunia setelah menenggak minuman keras hasil oplosan.

Meninggalnya M dan F terpaut sehari. M meninggal pada Minggu (19/7/2020), sedangkan F meninggal kemarin, Senin (20/7/2020).

Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim Sajab berujar bahwa mereka menenggak minuman keras oplosan itu pada Sabtu (18/7/2020) malam dalam acara reuni sekolah yang dihadiri lima orang.

Ada beberapa bahan oplosan yang digunakan, yakni soda hingga etanol yang kemudian mereka campurkan dengan alkohol berkadar 96 persen.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Pemuda yang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan

"Malamnya masih enggak apa-apa. Waktu itu setelah minum, mereka tidur," kata Ibrahim dalam keterangannya kepada wartawan, Senin malam.

Hari Minggu jelang pagi, F mengeluh sakit dan langsung dibawa ke rumah sakit. Ia mengembuskan napas terakhir pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, M baru merasakan sakit keesokan harinya, yakni Senin jelang siang. M tutup usia pukul 13.00 WIB setelah dibawa ke rumah sakit.

Selain M dan F, satu orang lain kritis dan tengah dirawat intensif di rumah sakit. Dua orang lain yang juga hadir pada pesta itu selamat, karena tidak menenggak miras oplosan.

"Selanjutnya kami masih menunggu keterangan dari dokter visum dan keterangan lanjut dari dokter,” tutup Ibrahim.

Baca juga: Usai Pesta Miras Oplosan, Tiga Pemuda di Bekasi Meninggal Dunia



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X