Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Telusuri Jenazah yang Hilang di TPU Karang Bahagia

Kompas.com - 21/07/2020, 15:39 WIB
Jenazah T hilang di makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia, Sabtu (18/7/2020). Dokumen unggahan akun Facebook Peristiwa BekasiJenazah T hilang di makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia, Sabtu (18/7/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Misteri hilangnya jenazah AP yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia, Kampung Kepuh, Cikarang Utara, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi belum terungkap.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Dwi Prasetya mengatakan, polisi telah memeriksa sembilan saksi hingga mengerahkan anjing pelacak untuk mengungkap hilangnya jenazahnya itu.

Salah satu saksi yang diperiksa adalah penjaga makam yang bertugas pada Jumat (17/7/2020) malam lalu saa jenazah itu hilang.

Baca juga: Polisi Periksa Rambut yang Ditemukan di Area Makam Jenazah yang Dicuri di TPU Karang Bahagia

“Pada saat menggunakan anjing pelacak itu di tiga titik, dua titik di antaranya memang dekat orang dengan penggali kubur juga, makanya masih diperiksa yang bersangkutan. Itu hanya sebatas pemeriksaan saksi,” ucap Dwi saat dihubungi, Selasa.

Polisi juga telah meminta keterangan keluarga AP dan warga sekitar TPU Karang Bahagia.

Dwi belum mengetahui apa motif pencurian jenazah tersebut.

Kabar hilangnya jenazah itu awalnya beredar di media sosial. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan kemudian mengonfirmasi informasi tersebut.

“Iya benar jadi kejadiannya itu hari Jumat kemarin pukul 15.00 WIB, ditemukan oleh salah satu warga yang sedang memancing ikan,” ujar Hendra saat dihubungi, Sabtu

"Kami ke tempat kejadian perkara (TKP) ternyata benar. Pada saat ke TKP, makam sudah terbongkar. Kemudian kami coba lagi gali memastikan apakah masih ada atau tidak jenazahnya. Ketika kami gali lebih dalam juga memang tidak ditemukan jenazahnya,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Megapolitan
Antisipasi Musim Hujan, Satpol PP Turunkan 470 Spanduk dan Baliho Liar

Antisipasi Musim Hujan, Satpol PP Turunkan 470 Spanduk dan Baliho Liar

Megapolitan
Ledakan akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Dapur hingga Rumah Tetangga Ikut Rusak

Ledakan akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Dapur hingga Rumah Tetangga Ikut Rusak

Megapolitan
RSUI Depok Hampir Penuh meski Sudah Tambah Kapasitas, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan

RSUI Depok Hampir Penuh meski Sudah Tambah Kapasitas, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan

Megapolitan
Mulai 5 Desember, 4 Stasiun Ini Hanya Layani Transaksi KMT dan Kartu Uang Elektronik Setiap Hari

Mulai 5 Desember, 4 Stasiun Ini Hanya Layani Transaksi KMT dan Kartu Uang Elektronik Setiap Hari

Megapolitan
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Wagub DKI: Kami Prihatin

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Wagub DKI: Kami Prihatin

Megapolitan
Rute LRT Strategis Diserahkan ke Swasta, F-PDIP: Anies Kerja untuk Pemprov atau Swasta?

Rute LRT Strategis Diserahkan ke Swasta, F-PDIP: Anies Kerja untuk Pemprov atau Swasta?

Megapolitan
Waspada, November-Januari Masa Penetasan Telur Kobra

Waspada, November-Januari Masa Penetasan Telur Kobra

Megapolitan
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Utan Kayu

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Utan Kayu

Megapolitan
Begini Aturan Pemasangan Baliho yang Sah di DKI Jakarta

Begini Aturan Pemasangan Baliho yang Sah di DKI Jakarta

Megapolitan
Sekolah di Kota Bekasi Mulai Ajukan Diri Gelar KBM Tatap Muka

Sekolah di Kota Bekasi Mulai Ajukan Diri Gelar KBM Tatap Muka

Megapolitan
Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Megapolitan
Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Megapolitan
Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga 'Lupa' Sedang Marah ke Polisi

Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga "Lupa" Sedang Marah ke Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X