Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/07/2020, 06:05 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Calon wakil wali kota Depok 2021-2026 usungan Gerindra-PDI-P, Afifah Aliyah mengaku punya wacana membangun infrastruktur jika kelak terpilih.

Secara khusus, ia menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur yang ia wacanakan akan mengambil lokasi di luar area Margonda Raya, kawasan yang dipandang paling modern di Depok.

"Depok sebagai kota jasa harus menarik ekonomi di luar Margonda. Jadi, yang pertama dibangun untuk memindahkan ekonomi di Margonda adalah infrastruktur," ujar Afidah kepada wartawan pada Selasa (21/7/2020) sore.

Baca juga: Profil Pradi Supriatna-Afifah Alia, Bakal Calon Wali Kota-Wawali Kota Depok

"Kita tidak bisa membangun ekonomi di Sawangan kalau infrastruktur belum ada," imbuhnya.

Afifah yang pernah mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada 2019 lalu di Dapil Subang, Majalengka, dan Sumedang itu mengaku tertarik membangun transportasi massal sebagai permulaan memperluas simpul ekonomi ke luar Margonda.

Ia menilai, Depok agak ketinggalan dibandingkan kota-kota lain dalam hal sistem transportasi ini.

"Depok masih (mengutamakan) angkot. Mau sampai kapan? Kalau kota lain itu sudah bus, LRT, kita belum ada," ujar Afifah.

Mengenai proyek pembangunan transportasi massal, sebetulnya Wali Kota Depok saat ini Mohammad Idris sudah menggodok pembangunan transportasi massal berbasis rel yang rencananya digarap pada 2022 nanti.

Baca juga: PDI-P dan Gerindra Ajak Parpol Lain Gabung Koalisi Pradi-Afifah di Pilkada Depok

Koridor yang rencananya paling awal dibangun adalah koridor 3, trayek Stasiun Depok Baru-Bojongsari. Selanjutnya, akan ada pembangunan 3 koridor lain yakni Pondok Cina-Stasiun LRT Cibubur, Depok Baru-Cinere/Stasiun MRT Lebak Bulus, dan Depok Baru-Gunung Putri.

Afifah berujar, pembangunan transportasi massal ke luar Margonda bukan berarti kelak melenyapkan angkot.

"Kita bisa bekerja sama dengan operator transportasi, jadi bukan menghilangkan tetapi bekerja sama dengan yang sudah ada," ujarnya.

Sebagai informasi, Afifah diusung menjadi calon wakil Pradi Supriatna, kader Gerindra yang dicalonkan sebagai calon wali kota dalam Pilkada Depok 2020 nanti.

Pradi adalah wakil wali kota Depok saat ini alias wakil Idris di pemerintahan. Namun, dia dan Idris yang saat ini satu kantor kemungkinan besar akan berduel dalam pemungutan suara Desember 2020 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deretan Pengakuan Duloh Sang Eksekutor Pembunuhan Berantai: Diiming-imingi Uang untuk Membunuh hingga Mengajak Beberapa Korban Bersetubuh

Deretan Pengakuan Duloh Sang Eksekutor Pembunuhan Berantai: Diiming-imingi Uang untuk Membunuh hingga Mengajak Beberapa Korban Bersetubuh

Megapolitan
Polisi Terjunkan 2.174 Personel untuk Amankan Konser Dewa 19 di JIS

Polisi Terjunkan 2.174 Personel untuk Amankan Konser Dewa 19 di JIS

Megapolitan
Polisi Gunakan Teknologi TAA Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor di Cimanggis Depok

Polisi Gunakan Teknologi TAA Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor di Cimanggis Depok

Megapolitan
Polda Metro: Keterangan Bripka Madih Dimintai Lahan 1.000 Meter Tak Masuk Akal

Polda Metro: Keterangan Bripka Madih Dimintai Lahan 1.000 Meter Tak Masuk Akal

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor yang Ditemukan Tewas di Cimanggis Depok

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor yang Ditemukan Tewas di Cimanggis Depok

Megapolitan
[VIDEO] Kisah Toko Roti Tertua di Jakarta, Maison Weiner Cake Shop

[VIDEO] Kisah Toko Roti Tertua di Jakarta, Maison Weiner Cake Shop

Megapolitan
Mengaku Diperas Oknum Penyidik, Bripka Madih Diduga Melanggar Kode Etik

Mengaku Diperas Oknum Penyidik, Bripka Madih Diduga Melanggar Kode Etik

Megapolitan
Polda Metro: Lahan yang Dilaporkan Bripka Madih Ternyata Telah Dijual Sebagian oleh Ayahnya

Polda Metro: Lahan yang Dilaporkan Bripka Madih Ternyata Telah Dijual Sebagian oleh Ayahnya

Megapolitan
Polda Metro Bantah Laporan Penyerobotan Lahan Bripka Madih Tak Diselidiki

Polda Metro Bantah Laporan Penyerobotan Lahan Bripka Madih Tak Diselidiki

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Hasya Yakin Laporan soal Dugaan Kelalaian Pensiunan Polisi Bakal Ditindaklanjuti

Kuasa Hukum Keluarga Hasya Yakin Laporan soal Dugaan Kelalaian Pensiunan Polisi Bakal Ditindaklanjuti

Megapolitan
KUA Taman Sari Perindah Ruangan Nikah untuk Tarik Calon Mempelai Menikah di Kantor

KUA Taman Sari Perindah Ruangan Nikah untuk Tarik Calon Mempelai Menikah di Kantor

Megapolitan
Bripka Madih Akan Dipertemukan dengan Oknum Penyidik yang Diduga Memerasnya

Bripka Madih Akan Dipertemukan dengan Oknum Penyidik yang Diduga Memerasnya

Megapolitan
Stabilkan Harga Beras, Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Stabilkan Harga Beras, Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Megapolitan
Buwas Temukan Beras Bulog Diduga Dioplos dan Dikemas Ulang saat Sidak di Cipinang

Buwas Temukan Beras Bulog Diduga Dioplos dan Dikemas Ulang saat Sidak di Cipinang

Megapolitan
Konser Cigarette After Sex Jakarta 2023, Intim Meski Minim Interaksi

Konser Cigarette After Sex Jakarta 2023, Intim Meski Minim Interaksi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.