[POPULER JABODETABEK] Gubuk Pasien Covid-19 Dibongkar | Lonjakan Tertinggi Covid-19 di Jakarta, 441 Kasus Baru dalam Sehari

Kompas.com - 22/07/2020, 07:43 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Jakarta semakin meresahkan. Data mencatat temuan kasus-kasus baru semakin melonjak pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Belum berakhir bulan Juli 2020, setidaknya sudah empat kali Jakarta mencatatkan kasus baru dengan jumlah tertinggi semenjak Covid-19 diketahui menginfeksi warga Jabodetabek pada 2 Maret 2020.

Baca juga: Melihat Grafik Covid-19 Jakarta yang Kian Menanjak, Tertinggi 441 Kasus Baru dalam Sehari

Warga yang terinfeksi pun mulai beragam, termasuk warga miskin yang tinggal di gubuk tak layak huni. Di gubuk berukuran 80 cm di Tamansari, Jakarta Barat, sebuah keluarga terinfeksi Covid-19.

Aparat akhirnya membongkar gubuk liar yang ditinggali 10 orang tersebut atas desakan warga sekitar.

Berita seputar penambahan kasus Covid-19 ini menjadi berita terpopuler Megapolitan Kompas.com sepanjang Selasa (21/7/2020).

Berikut empat berita terpopuler seputar Jabodetabek sepanjang kemarin:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Dua gubuk tak layak huni yang ditempati pasien Covid-19 dibongkar

Aparat Kelurahan Maphar, Taman Sari membongkar dua gubuk yang berdiri di Gang Kebon Jeruk, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (20/7/2020).
Lurah Maphar Sri Pudjiastuti mengatakan, gubuk itu dihuni oleh pasien Covid-19 yang meresahkan warga sekitar.

“Sebenarnya kita awalnya enggak sadar, kami konsentrasi di Covid-19. Ternyata itu di rumah itu positif Covid-19. Dia sudah masuk ke RS tapi adalagi keluarga yang positif,” kata Sri saat dihubungi, Selasa (11/7/2020).

Baca juga: Tambahan 411 Kasus Covid-19 di Jakarta Berasal dari Puskesmas hingga Perkantoran

Keduanya saat ini saat ini sedang dirawat di RSD Wisma Atlet. Namun, setelah keluar nanti mereka masih harus menjalani isolasi mandiri.

“Saya berpikir nanti kalau karantina mandiri di rumah mau tinggal dimana sementara rumah seperti itu. Hanya 80 sentimeter x 3 meter, sementara dihuni 10 orang. Macam mana mau tidurnya,” ucap Sri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.