Pekan Depan, 50 Persen Pegawai Pemkot Bekasi Akan Awasi Karantina Wilayah di RW Siaga

Kompas.com - 23/07/2020, 06:08 WIB
Penerapan RW Siaga di Kampung Rawa Pasung, Bekasi Barat, yang tidak ada pasien positif Covid-19 Rabu (15/7/2020). KOMPAS/CYNTHIA LOVAPenerapan RW Siaga di Kampung Rawa Pasung, Bekasi Barat, yang tidak ada pasien positif Covid-19 Rabu (15/7/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, 50 persen pegawai Pemkot Bekasi akan dikerahkan mulai pekan depan ke RW Siaga Kota Bekasi.

RW Siaga dibentuk untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 yang kini mulai memasuki klaster keluarga atau warga lingkungan di tingkat RW, sehingga pengawasan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan tersebut bisa maksimal.

“Makanya sekarang mulai minggu pekan depan 50 persen akan diturunkan (Pemkot Bekasi) lagi, dia ikut karantina wilayah terbatas bagaimana mencegah Covid-19,” kata Rahmat di Bekasi, Selasa (22/7/2020).

Baca juga: Belasan Pegawai Pemkot Bekasi Positif Covid-19, 2 di Antaranya Meninggal Dunia

Ia mengatakan, pegawai Pemkot Bekasi akan secara bergantian mengawasi langsung penerapan protokol pencegahan Covid-19 di wilayah RW siaga tiap dua pekan sekali.

Tidak hanya pegawai Pemkot Bekasi, pengawasan ini juga melibatkan TNI dan Polri. Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan pihak Polri bertugas untuk mengawasi tindak kriminal di lingkungan RW.

"Iya (50 persen karyawan Pemkot Bekasi secara bergantian terjun ke lapangan) karena kita kan ada tiga kerjasama dengan Kapolres untuk zero kiriminal di wilayah lingkungan RT RW,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, anggota TNI yang bertugas memastikan ketahanan pangan warga di lingkungan RW tercukupi.

Baca juga: Pemkot Bekasi Tetap Prioritaskan Rapid Test Dibanding Swab meski Tak Akurat

Misalnya, dengan menggencarkan kegiatan UMKM (Usaha Kecil Menengah Mikro), menanam tanaman hidroponik dan ternak lele ke masyarakat.

“Kalau Pak Dandim ketahanan pangan, ketahanan pangannya itu adalah ternak lele, UMKM, hidroponik, terus kita memutus mata rantai itu (Covid-19),” ujar dia.

Dengan adanya tim yang dikerahkan ke RW Siaga diharapkan bisa menjaga agar tidak terjadi penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan tersebut, sehingga klaster keluarga di lingkungan-lingkungan RW bisa dicegah.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Megapolitan
Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Megapolitan
Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Megapolitan
Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Megapolitan
Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Megapolitan
Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Megapolitan
154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X