Kompas.com - 24/07/2020, 22:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2020) Dokumentasi Pemprov DKI JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara total menangani Covid-19. Hal itu dikatakan Anies saat menanggapi jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta yang terus melonjak.

"Jakarta tidak menangani Covid-19 secara setengah-setengah. Sejak awal kami pilih untuk selalu tangani pandemi ini secara serius, secara totalitas. Ini soal keselamatan, soal nyawa," tulis Anies dalam unggahannya di akun Instagram @aniesbaswedan, Jumat (24/7/2020).

Menurut Anies, Pemprov DKI bergerak atau melakukan active case finding untuk menemukan warga yang positif Covid-19.

Baca juga: Anies Imbau Orangtua Dampingi Anak Sekolah dari Rumah Selama Pandemi Covid-19

Tim puskesmas aktif mencari kasus sejak Juni 2020 yang mengakibatkan jumlah kasus melonjak.

"Itulah cara memutus mata rantai. Dengan orang tersebut ditemukan dan diisolasi maka dia bisa mencegah untuk tidak menulari keluarganya, tetangganya, ataupun koleganya," kata dia.

Karena itu, pihaknya juga meningkatkan tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemeriksaan yang dilakukan itu diklaim sudah empat kali lipat dari standar Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

"Menurut standard WHO, kita harus melakukan PCR testing terhadap seribu orang (bukan spesimen) per sejuta penduduk per minggu. Jakarta kini sudah hampir 4 kali lipat standard WHO," ujar dia.

Pasien positif Covid-19 baru di DKI Jakarta bertambah 279 orang Jumat ini. Dengan demikian, secara akumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga hari ini mencapai 18.230 orang.

Sebanyak 11.552 orang dari total keseluruhan pasien positif Covid-19 dinyatakan telah sembuh, sedangkan 768 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 1.300 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan  4.610 orang melakukan isolasi mandiri (termasuk data Wisma Atlet).



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Mengaku Tak Tahu soal Tarif Retribusi

Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Mengaku Tak Tahu soal Tarif Retribusi

Megapolitan
Gubernur Anies dan Ketua DPRD Prasetio Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Gubernur Anies dan Ketua DPRD Prasetio Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual di Kantor KPI Dipertimbangkan ke Rumah Aman

Korban Pelecehan Seksual di Kantor KPI Dipertimbangkan ke Rumah Aman

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di Rusun Bandar Kemayoran

Kebakaran Terjadi di Rusun Bandar Kemayoran

Megapolitan
Tambah 60 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Hari Ini

Tambah 60 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Hari Ini

Megapolitan
3 Tersangka pada Kasus Kebakaran Dituduh Lakukan Kelalaian dan Langgar SOP

3 Tersangka pada Kasus Kebakaran Dituduh Lakukan Kelalaian dan Langgar SOP

Megapolitan
Dua Kurir Narkoba Ditangkap, Barbuk 2 Kg Sabu

Dua Kurir Narkoba Ditangkap, Barbuk 2 Kg Sabu

Megapolitan
31 Mobil Sitaan pada Kasus Penggelapan Mobil Rental di Depok Diserahkan ke Pemilik

31 Mobil Sitaan pada Kasus Penggelapan Mobil Rental di Depok Diserahkan ke Pemilik

Megapolitan
Berikut Jadwal Khusus KRL untuk Penumpang Kategori Lansia

Berikut Jadwal Khusus KRL untuk Penumpang Kategori Lansia

Megapolitan
Formasi CPNS Kota Tangerang 122 Lowongan, Wali Kota: Belum Ideal, Kami Usul Lebih Banyak

Formasi CPNS Kota Tangerang 122 Lowongan, Wali Kota: Belum Ideal, Kami Usul Lebih Banyak

Megapolitan
Ada Rentetan Pembegalan di Bintaro, Polres Tangsel Tingkatkan Patroli

Ada Rentetan Pembegalan di Bintaro, Polres Tangsel Tingkatkan Patroli

Megapolitan
Komentar Wagub DKI soal Kontrak TPST Bantargebang dengan Bekasi Selesai Oktober 2021

Komentar Wagub DKI soal Kontrak TPST Bantargebang dengan Bekasi Selesai Oktober 2021

Megapolitan
Simak Persyaratan Naik KRL untuk Lansia

Simak Persyaratan Naik KRL untuk Lansia

Megapolitan
Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi: Babi Sempat Dikubur di Pemakaman Keluarga

Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi: Babi Sempat Dikubur di Pemakaman Keluarga

Megapolitan
Tiga Petugas Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Tiga Petugas Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.