Anies Tak Masalah Bundaran HI Ramai Dikunjungi Warga asal Jaga Protokol Kesehatan

Kompas.com - 26/07/2020, 13:21 WIB
Warga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIWarga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Bundaran HI tetap ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan untuk berolahraga, walaupun car free day ( CFD) di lokasi tersebut ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus corona tipe 2 ( SARS-CoV-2).

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak mempermasalahkan asalkan masyarakat yang berkunjung ke lokasi dapat mematuhi protokol kesehatan.

Menurut dia, masyarakat tetap bisa berolahraga di luar ruang dengan selama menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga: Ahli Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Akibat Pelonggaran PSBB, Termasuk CFD

"Kalau ini bisa dijaga, maka berolahraga itu baik-baik saja apalagi di udara terbuka. Tapi yang penting protokol kesehatan, terutama masker diikuti," ujarnya dalam rekaman yang diterima Kompas.com, Minggu (26/7/2020).

Anies berpandangan bahwa olahraga lebih baik dilakukan di ruang terbuka dibanding tempat yang tertutup. Hal itu karena terdapat sirkulasi udara yang baik untuk kesehatan.

Warga berolahraga di kawasan bundarah Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Warga berolahraga di kawasan bundarah Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut.

Namun, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak fisik selama berolahraga di luar ruang.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Begini Persoalannya

"Olahraga lebih baik di daerah terbuka yang ada aliran udaranya. Yang kedua, gunakan masker. Jadi dua itu yang menjadi kunci," ungkapnya.

Untuk itu, Anies berharap agar masyarakat yang hendak berolahraga di luar ruangan agar mematuhi protokol kesehatan.

Sehingga bisa meminimalisir terjadinya penularan Covid-19 di tempat-tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat

Baca juga: Warga Padati Jakarta International Velodrome, Bablas Tanpa Jaga Jarak

"Yang penting adalah bagi masyarakat yang keluar menggunakan masker. Kalau kita lihat di sini alhamdulillah, kita bisa lihat sendiri secara umum masyarakat menggunakan masker," kata Anies.

Untuk diketahui, pelaksanaan CFD di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin ditiadakan lantaran terpantau minimnya kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Sebagai gantinya, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 32 titik lain yang bakal digunakan sebagai lokasi CFD berikutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X