Hubungan Intim Pasangan Kekasih Jadi Tontonan Warga gara-gara Tirai Jendela Hotel Terbuka

Kompas.com - 26/07/2020, 19:28 WIB
Pasangan kekasih. Japan TimesPasangan kekasih.

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kumis (54), seorang tukang parkir, melihat adegan hubungan intim pasang kekasih di sebuah hotel di Jalan Kembangan Raya, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada akhir pekan ini. Letak hotel itu persis di seberang jalan tempat Kumis berada.

Jendela-jendela kamar di hotel itu terlihat tertutup tirai tipis. Namun, jika ada tirai yang terbuka, seluruh isi kamar hotel terlihat jelas.

Menurut Kumis, awalnya seorang tukang sate yang menyadari adanya pemandangan yang tidak biasa itu.

"Ketika saya ikut lihat ternyata benar juga. Sangat jelas terlihat dari sini," ujar Kumis di sekitar lokasi Minggu (26/7/2020).

Baca juga: Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Kumis mengatakan, adegan hubungan intim pasangan itu yang membuat sejumlah warga heboh tersebut terjadi Jumat malam lalu dam berlanjut Sabtu siang kemarin.

Menurut Kumis, adegan yang berulang yang dilakupan di kamar yang tirainya terbuka itu kemudian menjadi "tontonan" warga.

Menurut dia, ada warga yang memvideokan adegan itu untuk menjadi barang bukti saat melaporkan hal tersebut ke aparat berwajib.

Masih menurut dia, dengan pakai kamera smartphone saja, adegan hubungan intim pasangan itu bisa terekam.

Karena warga risih dengan pemandangan tersebut, mereka akhirnya melaporkan hal itu ke aparat berwajib.

Di lokasi Kumis jadi tukang parkir, ada banyak rumah makan dan ramai orang pada jam makan siang.

"Otomatis orang lagi makan sate jadi nontonin adegan begituan deh," ujar Kumis.

Ia menyayangkan pihak hotel yang memasang kaca transparan. Jika tamu tidak tutup tirai, kegiatan mereka di dalam kamar hotel itu akan terlihat dari luar.

Lupa tutup tirai

Pasangan itu rupanya lupa menutup tirai jendela. Mereka juga tidak sadar bahwa aktivitas seksual mereka diperhatikan orang di luar hotel melalui tirai jendela yang terbuka itu.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Niko Purba mengatakan, polisi mendapat informasi tentang warga heboh Kembangan Raya karena melihat adegan bercinta tamu hotel.

"Jadi bukan video viral ya, sehingga tidak terkait pornografi. Tapi warga geger saja karena mereka melihat pemuda-pemudi berhubungan intim di sebuah hotel," ujar Niko dikonfirmasi Minggu.

Niko membenarkan, kejadian itu berlangsung Jumat malam lalu. Warga bisa melihat hubungan pasangan itu lantaran gorden jendela hotel lupa ditutup pasangan tersebut.

"Karena di sekitar area hotel itu banyak yang nongkrong sehingga gegerlah itu. Maka kami sebagai aparat mengecek," jelas Niko.

Baca juga: Kondisi Ini Bikin Hubungan Intim Terasa Menyakitkan

Sabtu siang kemarin, polisi memeriksa kamar yang dipesan pasangan itu, yaitu  MI (25) dan DA (25).

Begitu dicek, pasangan tersebut ternyata masih ada di kamar. Keduanya kemudian dimintai keterangan sebagai saksi.

Niko menyatakan, tidak ada unsur prostitusi atau kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Pasangan yang tengah mabuk asmara itu mengaku khilaf, lupa menutup gorden.

"Karena tidak ada unsur pidana baik pornografi atau prostitusi dan bukan anak di bawah umur maka tidak dapat kami tahan atau pidanakan," ujar Niko.

Pasangan itu dipulangkan ke rumah masing-masing.

"Keduanya jadi bukan warga Kembangan. Mereka warga Ciledug, Tangerang, Banten. Kebetulan saja mainnya di situ," ujar Niko.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Heboh, Sepasang Kekasih Berhubungan Intim di Hotel Jadi Tontonan Warga.

 



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Megapolitan
Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Megapolitan
Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X