Mulai Hari Ini Mesin Isi Ulang Kartu Uang Elektronik Tersedia di 13 Halte Transjakarta

Kompas.com - 27/07/2020, 08:48 WIB
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Agung Wicaksono melakukan sosialisasi penggunaan alat pembayaran Tap On Bus (TOB) di salah satu bus non-BRT, di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). PT Transportasi Jakarta akan mengganti alat pembayaran EDC (electronic data capture) yang selama ini digunakan di bus non-BRT (non-koridor) dengan alat pembayaran TOB. Dengan alat ini, seluruh pembayaran akan menjadi cashless dan tidak ada lagi pembayaran dengan uang cash di atas kendaraan bus non-koridor. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGDirektur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Agung Wicaksono melakukan sosialisasi penggunaan alat pembayaran Tap On Bus (TOB) di salah satu bus non-BRT, di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). PT Transportasi Jakarta akan mengganti alat pembayaran EDC (electronic data capture) yang selama ini digunakan di bus non-BRT (non-koridor) dengan alat pembayaran TOB. Dengan alat ini, seluruh pembayaran akan menjadi cashless dan tidak ada lagi pembayaran dengan uang cash di atas kendaraan bus non-koridor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Nadia Diposanjoyo mengatakan, mesin isi ulang kartu uang elektronik telah tersedia di 13 halte yang tersebar di Koridor 1, Koridor 3, dan Koridor 5.

Selanjutnya, Transjakarta menargetkan pengadaan 236 mesin isi ulang kartu uang elektronik di 100 halte hingga akhir Agustus 2020. Pemasangan mesin ulang kartu elektronik itu telah dilakukan sejak pertengahan Juli 2020.

"Untuk pembelian kartu perdana saat ini yang sudah tersedia adalah kartu Jaklingko dari 3 bank yakni BNI, Mandiri dan BRI. Pembelian kartu senilai Rp 30.000 dengan saldo sebesar Rp 10.000," ujar Nadia dalam keterangannya.

Baca juga: Transjakarta Siapkan 236 Mesin Isi Ulang Kartu Elektronik di 100 Halte

Rincian dari 13 halte yang telah menyediakan mesin isi ulang kartu elektronik itu adalah:

  1. Halte Kota (Koridor 1)
  2. Halte Harmoni (Koridor 1)
  3. Halte Monas (Koridor 1)
  4. Halte Sarinah (Koridor 1)
  5. Halte Bundaran Hotel Indonesia (Koridor 1)
  6. Halte Tosari (Koridor 1)
  7. Halte Karet (Koridor 1)
  8. Halte Bendungan Hilir (Koridor 1)
  9. Halte Gelora Bung Karno (Koridor 1)
  10. Halte Bundaran Senayan ((Koridor 1)
  11. Halte Blok-M (Koridor 1)
  12. Halte Kalideres (Koridor 3)
  13. Halte Kampung Melayu (Koridor 5)

Nadia menyampaikan, pengadaan mesin isi ulang kartu uang elektronik itu diharapkan mampu membantu penumpang untuk melakukan isi ulang nontunai secara mandiri tanpa petugas.

Transjakarta telah meniadakan layanan loket isi ulang dan pembelian kartu menggunakan uang tunai di seluruh loket halte guna mencegah penularan Covid-19.

"Mesin hasil kerjasama dengan Multidaya Dinamika ini memungkinkan kemandirian isi ulang dapat dilakukan tanpa petugas," ujar Nadia.

Untuk diketahui, fitur yang dapat dimanfaatkan pada mesin isi ulang kartu elektronik itu adalah pengecekan saldo kartu uang elektronik, top-up kartu uang elektronik, update balance kartu uang elektronik, dan pembelian kartu perdana.

Untuk sementara, penumpang hanya dapat membeli kartu perdana, melakukan pengisian ulang, atau top-up kartu elektronik menggunakan uang tunai.

Karena itu, penumpang diimbau menggunakan uang tunai dalam kondisi yang baik seperti tidak sobek, tidak kusut, uang yang dilem dan semacamnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teladan Toleransi dari Pinggir Kota Jakarta...

Teladan Toleransi dari Pinggir Kota Jakarta...

Megapolitan
IDI Jakarta: RS Rujukan Covid-19 Penuh, Kalau Berlangsung Lama, Tenaga Medis Capek

IDI Jakarta: RS Rujukan Covid-19 Penuh, Kalau Berlangsung Lama, Tenaga Medis Capek

Megapolitan
Dua Pekan PSBB Transisi: Anies-Ariza Positif Covid-19 hingga Tingginya Kasus Aktif

Dua Pekan PSBB Transisi: Anies-Ariza Positif Covid-19 hingga Tingginya Kasus Aktif

Megapolitan
3 Pencuri Sepeda Motor di Kalideres Ditangkap, 2 Orang Ditembak karena Melawan

3 Pencuri Sepeda Motor di Kalideres Ditangkap, 2 Orang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Iyut Bing Slamet, Syok Ditangkap Polisi hingga Kemungkinan Rehabilitasi

Fakta Kasus Narkoba Iyut Bing Slamet, Syok Ditangkap Polisi hingga Kemungkinan Rehabilitasi

Megapolitan
Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Megapolitan
PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

Megapolitan
Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X