Dihukum Satpol PP, Bocah: Saya Mau Main Layangan, tapi Lupa Pakai Masker

Kompas.com - 27/07/2020, 18:45 WIB
Sejumlah warga masih kedapatan tidak menggunakan masker pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jalan Pademangan Raya, Pademangan Timur, Jakarta Utara pada Senin (27/7/2020). KOMPAS.com/BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSejumlah warga masih kedapatan tidak menggunakan masker pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jalan Pademangan Raya, Pademangan Timur, Jakarta Utara pada Senin (27/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga masih kedapatan tidak mengenakan masker pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jalan Pademangan Raya, Pademangan Timur, Jakarta Utara pada Senin (27/7/2020).

Mulai dari bocah hingga orang dewasa terlihat tidak mengenakan masker saat berjalan kaki dan mengendarai motor.

Adam dan ketiga temannya pun demikian. Adam berencana bermain layang-layang di tanah lapang sekitar Pademangan Timur.

Namun, apes, petugas Satpol PP langsung mencegatnya dan memberikan sanksi kepada Adam. Bocah 14 tahun itu langsung mengungkap alasannya tak mengenakan masker.

Baca juga: Satpol PP Tindak Pesepeda Tanpa Masker di Area Bundaran HI

"Saya mau main layangan, ini sudah beli layangan dan benangnya. Tapi lupa pakai masker," kata Adam.

Adam langsung diberi sanksi sosial dengan menyapu sekitar wilayah Jalan Pademangan Raya.

Selain Adam, ada juga Idris yang hendak pergi memancing.

Idris salah satu warga Pademangan yang terjaring razia masker di Jalan Pademangan Raya, Jakarta Utara, Senin (27/7/2020).KOMPAS.com/BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR Idris salah satu warga Pademangan yang terjaring razia masker di Jalan Pademangan Raya, Jakarta Utara, Senin (27/7/2020).

Petugas Satpol PP terpaksa memberi sanksi kepada Idris karena tidak menggunakan masker. Sama seperti Adam, Idris diminta menyapu jalanan.

Rendahnya kesadaran masyarakat

Kasatpol Pademangan Sukimin menyatakan, kesadaran masyarakat di wilayah Pademangan masih rendah dan belum bisa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik.

"Masyarakat rata-rata atau sebagian tidak patuh terhadap protokol kesehatan, tidak gunakan masker. Di sini kami menindak masyarakat yang tidak pakai masker sesuai Pergub 51," kata Sukimin.

Mereka yang melanggar rata-rata diberi sanksi sosial dengan menyapu, tetapi ada juga yang membayar denda sebesar Rp 250.000.

Baca juga: Denda Pelanggar Selama PSBB Transisi, Satpol PP Setor Rp 1,1 Miliar ke Kas DKI

Sepanjang hari ini, Sukimin mengaku sudah menindak sebanyak 58 orang pelanggar yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Untuk pelanggar sekitar kurang lebih 58 orang, penindakan kita tadi pagi 2 jam, sore 2 sampai 3 jam," kata Sukimin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X