Mobil Pickup Tak Dilengkapi Terpal, Sampah Berceceran di Jalan Non Tol Antasari

Kompas.com - 27/07/2020, 20:01 WIB
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menindak pengemudi mobil pickup yang baknya tidak dilengkapi terpal atau jaring. Penindakan itu dilakukan lantaran ditemukannya sampah di Jalan Layang Non Tol Antasari, Jakarta Selatan.
Dok. Sudin Lingkungan Hidup JakselSuku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menindak pengemudi mobil pickup yang baknya tidak dilengkapi terpal atau jaring. Penindakan itu dilakukan lantaran ditemukannya sampah di Jalan Layang Non Tol Antasari, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampah dari mobil pickup mengotori Jalan Layang Non Tol Antasari, Cilandak, Jakarta. Mobil pickup tersebut tak dilengkapi terpal atau jaring di bagian bak belakang.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Moh Amin menjelaskan, awalnya petugas menemukan tumpukan sampah berceceran di lokasi pada pagi hari.

Petugas mencurigai bahwa sampah itu kemungkinan terjatuh atau dijatuhkan pada waktu dini hari. Kemudian, petugas berpatroli pengawasan mulai pukul 21.00 sampai 05.00 WIB dini hari.

Kecurigaan itu pun membuahkan hasil saat ditemukan kendaraan pickup yang mengangkut sampah berlebih dan tidak menggunakan terpal dan jaring.

Baca juga: Tak Sengaja Suruh Camat Menyapu Sampah, Pimpinan Kantor Ini Mengaku Bercanda, Ini Ceritanya

Amin menyebutkan, tidak ada mobil lain yang membawa muatan sebanyak mobil pelaku.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita amati pelat mobil dan jenisnya. Selama tiga hari dari Kamis malam sampai Minggu dini hari. Kita sih yakin pengemudi itu yang mobilnya tidak dilengkapi terpal apalagi jaring. Makanya mobil kita berhentikan. Karena mobil itu yang membawa muatan berlebih selama beberapa hari ini," jelas Amin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Kendaraan jenis pickup berpelat nomor B 9512 FAK itu membawa sampah rumah tangga.

Akibat tidak dipasang terpal, beberapa kantung plastik sempat jatuh dan sampah tercecer di jalan.

"Petugas kita langsung ke lokasi dan membersihkan sampah itu. Selain itu kita juga monitor mobil yang sudah kita data itu. Kalau dia tidak mengindahkan pendataan oleh petugas maka akan dikenakan sanksi," jelasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Depok Dimulai, Daftar Lewat Hotline Berikut Ini

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Depok Dimulai, Daftar Lewat Hotline Berikut Ini

Megapolitan
Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Megapolitan
Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Megapolitan
Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

Megapolitan
Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Megapolitan
Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Megapolitan
Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Megapolitan
138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X