Camat Matraman Berharap Kantornya Tak Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 28/07/2020, 14:38 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Camat Matraman Andriansyah berharap kantornya tidak jadi klaster baru penyebaran virus corona tipe 2 setelah pegawainya diketahui positif Covid-19.

Andriansyah khawatir jika antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 tidak dilakukan dengan cepat maka penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan ini kian meluas.

"Sampai dengan saat ini informasi dari teman teman belum ada yang merasakan gejala Covid-19, mudah-mudahan tidak menimbulkan bukan klaster perkantoran," kata Andriansyah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Lanjut Andriansyah, hari ini pihaknya menggelar swab test untuk 50 pegawai Kecamatan Matraman.

Baca juga: 440 Karyawan di 68 Perkantoran Jakarta Terpapar Covid-19

Tes dilakukan oleh seluruh pegawai, terutama yang bekerja di lantai tiga dan empat. Hal itu dilakukan lantaran ASN yang positif Covdi-19 bekerja di lantai tersebut.

"Kami prioritaskan untuk karyawan karyawati baik itu ASN mau PJLP yang bertugas di sini," tambah Andriansyah.

Hasil swab tersebut akan keluar dalam beberapa hari, tergantung dengan hasil pemeriksaan di laboratorium.

Baca juga: Pemerintah Sebut Perkantoran Jadi Klaster Baru Penyumbang Kasus Covid-19

Dia berharap hasil tes swab tersebut menyatakan pegawainya negatif Covid-19 sehingga mereka bisa merasa aman dan tetap melakukan pelayanan di kantor.

Terkait satu orang pegawai yang dibayangkan positif Covid-19, Andriansyah memastikan kondisinya sudah membaik.

"Sudah dilakukan isolasi, alhamdulillah kami dapat informasi kemarin kondisinya sudah membaik," jawab dia.

Baca juga: Klaster Perkantoran Covid-19 Disebabkan Karyawan Terpapar di Luar Kantor



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Megapolitan
Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X