Idul Adha 2020, Hewan Kurban Mulai Diperiksa Sebelum Dikirim ke Kepulauan Seribu

Kompas.com - 28/07/2020, 23:42 WIB
Warga memeriksa gigi kambing di sentra penjualan hewan kurban Cipocok, Serang, Banten, Kamis (23/7/2020). Menurut pedagang meski di tengah pandemi Covid-19, penjualan hewan kurban mengalami peningkatan dari biasanya 30 ekor menjadi 73 ekor dalam sehari dengan harga bervariasi. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMANWarga memeriksa gigi kambing di sentra penjualan hewan kurban Cipocok, Serang, Banten, Kamis (23/7/2020). Menurut pedagang meski di tengah pandemi Covid-19, penjualan hewan kurban mengalami peningkatan dari biasanya 30 ekor menjadi 73 ekor dalam sehari dengan harga bervariasi.

KEPULAUAN SERIBU, KOMPAS.com - Tiga hari jelang Idul Adha 2020, beberapa dermaga di Jakarta Utara mulai memeriksa hewan kurban yang akan dibawa menuju Kepulauan Seribu.

"Sudah ada hewan (diperiksa), termasuk juga tadi kan kami periksa di Dermaga Kali Adem rencananya besok di Dermaga Cilincing, Tanjung Pasir, sama di Rawa Saban," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu Guyantoro saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2020).

Untuk hari ini, Guyantoro menyebut setidaknya ada lima ekor sapi dan tujuh ekor kambing yang diperiksa di Rawa Saban.

"Sapi lima ekor di Rawa Saban, kambing tujuh ekor, di Angke hanya kambing tiga. Untuk Tanjung Pasir baru besok termasuk Cilincing besok berangkat hewannya karena saat ini belum ada baru diberangkatkan dan diperiksa besok," kata Guyantoro.

Baca juga: Ini Sebaran Covid-19 Per Kelurahan di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

Untuk memeriksa hewan-hewan itu, Sudin KPKP Kep. Seribu menggandeng sejumlah pihak.

Di antaranya petugas dari Dinas KPKP, Sudin KPKP Kep. Seribu, dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Nantinya, jika hewan kurban sedang sakit parah maka hewan itu tak akan dikirim ke pulau.

"Kalau sehat dalam artian masih layak untuk dikonsumsi masih bisa dipotong. Kalau tidak layak dalam artian menyebarkan penyakit antrax kalau sudah dinyatakan antrax jangankan sampai ke pulau di darat saja sudah ditolak," ucap Guyantoro.

Baca juga: Kerap Rampok Nelayan di Laut, Begini Akhir Perjalanan Perompak di Kepulauan Seribu

Hewan-hewan kurban yang nantinya sudah sampai di pulau biasanya langsung ditempatkan di halaman yang ada.

Namun, bila pembeli tidak memiliki lahan cukup luas maka akan langsung ditaruh di halaman masjid.

Seperti diketahui, di Kepulauan Seribu sendiri terdapat 11 pulau permukiman yang menjadi lokasi tujuan hewan kurban.

Pulau-pulau tersebut adalah Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Payung, Pulau Tidung, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, Pulau Harapan, Pulau Sebira, Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digelar Terbatas, Pengundian Nomor Urut Kandidat Pilkada Depok Hanya Boleh Dihadiri Tamu Undangan

Digelar Terbatas, Pengundian Nomor Urut Kandidat Pilkada Depok Hanya Boleh Dihadiri Tamu Undangan

Megapolitan
Empat Rumah Terbakar di Cipete Utara, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Empat Rumah Terbakar di Cipete Utara, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Megapolitan
Tersisa 155 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Bekasi

Tersisa 155 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Bekasi

Megapolitan
Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Megapolitan
Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Megapolitan
Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Megapolitan
Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Megapolitan
UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

Megapolitan
Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Megapolitan
Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Megapolitan
Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Megapolitan
Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X