Pemkot Tangsel Baru Periksa 70 Persen Lapak Penjualan Hewan Kurban

Kompas.com - 29/07/2020, 09:28 WIB
Hewan kurban yang berada di dekat Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARHewan kurban yang berada di dekat Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan ( Tangsel) baru bisa memeriksa 70 persen peternakan dan lapak penjualan hewan kurban di Tangsel jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh ada Jumat (31/7/2020) mendatang.

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tangsel Pipit Surya Yanuar mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum diperjualbelikan.

"Jadi harus ada surat keterangan sehat dulu. Baru bisa dijual," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/2020).

Pipit mengatakan, pemeriksaan tersebut mencakup pendataan asal daerah hewan, usia, hingga perilaku yang menunjuknya dalam kondisi sehat.

Baca juga: Ini Panduan Penyembelihan Hewan Kurban yang Aman dari Covid-19

Jika hewan kurban dinyatakan dalam kondisi baik, lanjut dia, UPT Puskesmas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan mengeluarkan surat keterangan sehat.

"Surat kesehatan ini nantinya diberikan kepada pembeli. Memastikan dan menjamin kesehatan hewan kurban," ungkapnya.

Menurut Pipit, kegiatan itu memang rutin dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Sampai Selasa kemarin, sudah 70 persen peternakan lokal dan lapak penjual di Tangsel yang sudah diperiksa petugas.

"Rencananya akan diselesaikan hingga Idul Adha nanti," kata Pipit.

Dari pemeriksaan tersebut, lanjut Pipit, masih ditemukan beberapa masalah kesehatan pada hewan kurban yang diperdagangkan di wilayah Tangsel.

Kendati demikian, dia memastikan bahwa penyakit tersebut tidak menular kepada manusia.

"Jadi penyakit tersebut lebih disebabkan karena stres akibat perjalanan," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang Berakhir, Kadishub DKI Imbau Warga Kembali ke Jakarta Sebelum 1 November

Libur Panjang Berakhir, Kadishub DKI Imbau Warga Kembali ke Jakarta Sebelum 1 November

Megapolitan
Kendala Operasional di Stasiun Kampung Bandan, Simak Rekayasa di 3 Rute Perjalanan KRL

Kendala Operasional di Stasiun Kampung Bandan, Simak Rekayasa di 3 Rute Perjalanan KRL

Megapolitan
Pekerja Proyek Tewas Setelah Hanyut di Kolam Resapan Air

Pekerja Proyek Tewas Setelah Hanyut di Kolam Resapan Air

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Catat Angka Pergerakan Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Bandara Soekarno-Hatta Catat Angka Pergerakan Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
3 Hari Terakhir, 509.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

3 Hari Terakhir, 509.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Megapolitan
Libur Panjang, Lonjakan Penumpang Bus AKAP di Terminal Poris Plawad Capai 62 Persen

Libur Panjang, Lonjakan Penumpang Bus AKAP di Terminal Poris Plawad Capai 62 Persen

Megapolitan
Tawuran Pelajar SMK di Depok, Satu Siswa Tewas dan Seorang Luka Bacok

Tawuran Pelajar SMK di Depok, Satu Siswa Tewas dan Seorang Luka Bacok

Megapolitan
Ini Alasan Bioskop XXI di Jakarta Belum Beroperasi meski Sudah Diizinkan

Ini Alasan Bioskop XXI di Jakarta Belum Beroperasi meski Sudah Diizinkan

Megapolitan
Sepi Penumpang meski Libur Panjang, Kepala Terminal Kalideres: Banyak yang Pakai Kendaraan Pribadi

Sepi Penumpang meski Libur Panjang, Kepala Terminal Kalideres: Banyak yang Pakai Kendaraan Pribadi

Megapolitan
Di Jabodetabek, Tinggal Jakarta Utara dan Depok yang Masuk Zona Merah Covid-19

Di Jabodetabek, Tinggal Jakarta Utara dan Depok yang Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

Hampir Jadi Korban Begal, Pesepeda Ini Putuskan Tak Lapor Polisi

Megapolitan
Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

[POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

Megapolitan
Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

Megapolitan
Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X