Jumlah Pemudik Idul Adha di Terminal Bekasi Diprediksi Meningkat Kamis Besok

Kompas.com - 29/07/2020, 21:00 WIB
Suasana Terminal Bekasi, Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, Jumat (24/4/2020). Dokumen Kepala Terminal, Muhammad KurniawanSuasana Terminal Bekasi, Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, Jumat (24/4/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Jumlah penumpang berangkat dan tiba di Terminal Terpadu Bekasi dengan menggunakan moda angkutan darat jelang Idul Adha 1441 H diprediksi meningkat pada Kamis (30/7/2020) besok.

Kanit Pengendali Operasional Terminal Bekasi, Acim Maulana mengatakan, jumlah penumpang diprediksi meningkat lantaran kebanyakan masyarakat merencanakan mudik saat Hari Raya Idul Adha.

“Diprediksi hari ini dan besok peningkatan jumlah penumpang. Karena kan Lebaran Idul Fitri tidak boleh pulang kampung karena lockdown maka diprediksi beralih ke Idul Adha,” ucap Acim saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19, Polisi Larang Takbir Kelilingn.

Acim mengatakan, peningkatan jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi jelang Idul Adha pada masa pelonggaran PSBB ini hanya 5 persen dari hari biasanya.

Biasanya penumpang di dalam bus hanya 5 penumpang. Menjelang Idul Adha meningkat menjadi 15 penumpang.

Pada tanggal 26 Juli ada 743 penumpang berangkat dan pulang dari Terminal Bekasi.

Kemudian, pada tanggal 27 Juli ada 1.344 penumpang berangkat dan pulang dari Terminal Bekasi.

Baca juga: KAI Tambah 4 Perjalanan Kereta Api Jelang Idul Adha

Kemudian, pada 28 Juli ada 1.288 penumpang yang berangkat dan pulang dari Terminal Bekasi.

Ia mengatakan, paling banyak peningkatan jumlah penumpang bus AKAP ada pada jurusan bus Sumatera.

“Kenyataannya sekarang tidak ada penumpukan, tetapi dari biasanya landai aja ada peningkatan sedikit lima persen dari jumlah hari-hari biasa. Yang tadinya pemberangkatan cuma lima orang untuk jurusan Akap sekarang ada 15 orang. Artinya peningkatan 5 persen,” kata Acim.

Acim mengatakan, pihak Pemkot tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Mulai dari menyiapkan hand sanitizer hingga menyiapkan cuci tangan di pintu masuk terminal.

“Cek suhu penumpang, menyiapkan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan dilakukan dua minggu sekali,” tutur dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

Megapolitan
Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Megapolitan
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Megapolitan
Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Megapolitan
3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Ganjil Genap Berlaku di Jakarta Timur, Pelanggar Menurun

Hari Pertama Sanksi Ganjil Genap Berlaku di Jakarta Timur, Pelanggar Menurun

Megapolitan
Gedung DPRD DKI Sudah Dibuka, tetapi Kegiatan Masih Ditiadakan

Gedung DPRD DKI Sudah Dibuka, tetapi Kegiatan Masih Ditiadakan

Megapolitan
First Travel Akan Ajukan PK, Minta Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan

First Travel Akan Ajukan PK, Minta Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X