Pemkot Tangerang Terbitkan Edaran Tata Cara Pemotongan Hewan Kurban di Luar Rumah Potong

Kompas.com - 30/07/2020, 09:35 WIB
Warga memeriksa gigi kambing di sentra penjualan hewan kurban Cipocok, Serang, Banten, Kamis (23/7/2020). Menurut pedagang meski di tengah pandemi Covid-19, penjualan hewan kurban mengalami peningkatan dari biasanya 30 ekor menjadi 73 ekor dalam sehari dengan harga bervariasi. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMANWarga memeriksa gigi kambing di sentra penjualan hewan kurban Cipocok, Serang, Banten, Kamis (23/7/2020). Menurut pedagang meski di tengah pandemi Covid-19, penjualan hewan kurban mengalami peningkatan dari biasanya 30 ekor menjadi 73 ekor dalam sehari dengan harga bervariasi.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan surat edaran terkait tata cara pemotongan hewan kurban di luar rumah potong hewan di masa pandemi Covid-19 ini.

Surat Edaran bernomor 524/ 792 -DKP/2020 tersebut membagi empat tahapan protokol kesehatan dengan beragam syarat untuk pemotongan hewan kurban.

Tahap pertama adalah jaga jarak fisik, dalam tahap tersebut dijabarkan bahwa hanya panitia yang boleh berada di tempat pemotongan hewan.

Selain itu, panitia wajib menjaga dan mengatur kepadatan di tempat pemotongan hewan kurban, dan aktif membagikan daging kurban dari rumah ke rumah.

Baca juga: Ini Protokol Kesehatan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Bekasi

Tahap kedua yakni penerapan higiene personal panitia dengan cara memisahkan panitia dengan tugas-tugas tertentu dan difasilitasi dengan alat pelindung diri seperti masker dan faceshield.

Selain itu, disediakan juga hand sanitizer dan meminta setiap orang yang ada di lokasi penyembelihan segera membersihkan diri setelah pulang dari tempat pemotongan hewan kurban.

Tahap ketiga yaitu pemeriksaan awal atau screening dengan cara mengukur suhu tubuh di pintu keluar masuk tempat pemotongan hewan dan melarang orang yang memiliki gejala influenza seperti demam, batuk pilek atau sesak nafas masuk ke tempat pemotongan.

Tahap akhir adalah sanitasi. Dalam tahap ini panitia diminta untuk membersihkan tempat pemotongan berupa disinfeksi baik sebelum dan sesudah digunakan saat penyembelihan hewan kurban.

Dalam surat tersebut juga tertulis pengawasan pelaksanaan surat edaran tersebut dilaksanakan oleh aparat kecamatan dan kelurahan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Bertambah 93, Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 4.883

UPDATE 24 Januari: Bertambah 93, Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 4.883

Megapolitan
IDI Jakarta Sebut PPKM Periode Pertama Belum Efektif Kurangi Kasus Covid-19

IDI Jakarta Sebut PPKM Periode Pertama Belum Efektif Kurangi Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

Megapolitan
Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Megapolitan
Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Megapolitan
Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Megapolitan
Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Megapolitan
Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Megapolitan
Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Megapolitan
Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Megapolitan
Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Megapolitan
Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Megapolitan
PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X