Pemprov DKI: Tes Covid-19 Karyawan Jadi Tanggung Jawab Perusahaan

Kompas.com - 30/07/2020, 11:23 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, tes massal untuk mendeteksi karyawan yang terpapar Covid-19 di perkantoran merupakan tanggung jawab pihak kantor.

Hal itu merupakan tanggung jawab perusahaan apalagi bila tak menerapkan protokol kesehatan yang telah disyaratkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sebenarnya kami harus faslitasi tetapi kami bisa melihat itu perusahannya mampu atau tidak, jadi itu kewajiaban perusahan untuk membiayai karyawannya yang sakit. Supaya tidak terjadi seperti itu lebih baik displin dan taat pada ketentuan," kata Andri, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Perusahaan Diminta Tak Tutup-tutupi Informasi jika Ada Karyawan Terpapar Covid-19

Andri mengakui, Disnakertransgi tak mempunyai anggaran untuk membiayai tes Covid-19 massal di perusahaan.

Disnakertransgi memang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan tetapi hanya untuk perusahaan yang benar-benar tak mampu.

"Disnaker tidak mempuyai anggaran untuk melakukan tes masif terhadap perusahan-perusahaan tersebut, tidak ada. Makanya yang kami lakukan untuk melakukan rapid test terhadap semua pekerja yang dibiayai oleh perusahan tersebut," kata dia.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, terdapat 440 pegawai terpapar corona dari 68 perkantoran ibu kota. 

Datanya sebagai berikut: 

Kementerian :132 kasus

  1. Kementerian Keuangan: 25 kasus
  2. Kemendikbud: 22 kasus
  3. Kemenparekraf: 15 kasus
  4. Kementerian Kesehatan: 10 kasus
  5. Kemenpora : 10 kasus
  6. Kementerian ESDM: 9 kasus
  7. Litbangkes: 8 kasus kasus
  8. Kementerian Pertanian 6 kasus
  9. Kementerian Perhubungan: 6 kasus
  10. Kementerian Kelautan dan Perikanan: 6 kasus
  11. Kementerian Luar Negeri: 3 kasus
  12. Kemenpan-RB: 3 kasus
  13. Kementrian Komunikasi dan Informatika: 3 kasus
  14. ementerian Pertahanan: 2 kasus
  15. Kementerian Hukum dan HAM: 1 kasus
  16. Kemenristek RI: 1 kasus
  17. Kementerian Lingkungan Hidup: 1 kasus
  18. Kementerian PPAPP: 1 kasus

Perusahaan swasta dan BUMN: 150 kasus

  1. Kantor PT Antam: 68 kasus
  2. Kimia Farma pusat: 20 kasus
  3. ACT : 12 kasus
  4. Samudera Indonesia: 10 kasus
  5. PMI Pusat : 6 kasus
  6. PT.Indofood Pademangan: 6 kasus
  7. BRI : 5 Kasus
  8. Pertamina: 3 kasus
  9. PTSP Walikota Jakbar : 3 kasus
  10. Indosat: 2 kasus
  11. PSTW Kelapa Dua Wetan: 2 kasus
  12. Kantin: 2 kasus
  13. Siemens Pulogadung: 1 kasus
  14. MY Indo Airland: 1 kasus
  15. PT NET: 1 kasus
  16. Mandiri Sekuritas : 1 kasus
  17. PLN: 7 kasus

Lain-lain: 158 kasus

  1. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara: 23 kasus
  2. Samsat Polda Metro Jaya: 20 kasus
  3. Lembaga Administrasi Negara (LAN): 17 kasus
  4. Dinas Kesehatan DKI Jakarta: 18 kasus
  5. Kelurahan Karang Anyar : 7 kasus
  6. Kelurahan Cempaka Putih Timur : 7 kasus
  7. Kelurahan Cempaka putih Barat : 9 kasus
  8. Badan Tenaga Nuklir Indonesia (BATAN): 5 kasus
  9. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): 5 kasus
  10. Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD): 4 kasus
  11. Dishub MT Haryono: 4 kasus
  12. Komisi yudisial : 3 kasus
  13. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP): 3 kasus
  14. Dinas UMKM DKI: 3 orang
  15. Kelurahan Tanjung Priok : 3 kasus
  16. Kelurahan Papanggo : 3 kasus
  17. Kantor Kecamatan Menteng: 2 kasus
  18. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK): 2 kasus
  19. Badan Narkotika Nasional (BNN): 2 kasus
  20. Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta: 2 kasus
  21. Kantor Camat Koja: 2 kasus
  22. Kelurahan Sunter Jaya: 2 kasus
  23. Kelurahan Kebon Bawang : 2 kasus
  24. Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK): 1 kasus
  25. Bhayangkara: 1 kasus
  26. Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD): 1 kasus
  27. Kantor Kecamatan Cempaka Putih: 1 kasus
  28. Suku Badan Pendapatan Daerah : 1 kasus
  29. PAMDAL: 1 kasus
  30. Polres Jakarta Utara: 1 kasus
  31. Dinas Kehutanan: 1 kasus
  32. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda): 1 kasus
  33. Kelurahan Kembangan Selatan : 1 kasus.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X