Pemotongan Hewan Kurban di Bekasi Diselenggarakan Tertutup, Daging Diantar ke Rumah

Kompas.com - 30/07/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi daging kurban, pengemasan daging kurban, bungkus daging kurban ShutterstockIlustrasi daging kurban, pengemasan daging kurban, bungkus daging kurban
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com- Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H di Kota Bekasi Jumat Besok diselenggarakan tertutup. Hanya panitia yang diperbolehkan berada di tempat pemotongan hewan.

Sekertaris MUI Kota Bekasi, Hasnul Pasaribu mengatakan, hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumanan warga di sekitar tempat pemotongan hewan kurban.

“Jadi pemotongan kali ini lebih ketat, tidak boleh ada yang berkumpul di tempat pemotongan,” ucap Hasnul saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Ini Protokol Kesehatan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Bekasi

Hasnul mengatakan, rata-rata masjid di Bekasi menggelar penyembelihan hewan kurban di lahan tertutup agar tak menimbulkan kerumunan di kawasan penyembelihan.

Ada 2.300 masjid yang melaporkan menggelar penyembelihan hewan kurban.

Pendistribusian daging kurban juga dilaksanakan dengan door to door atau diantar ke rumah-rumah warga oleh panitia.

Baca juga: Pemkot Bekasi Izinkan Masjid Gelar Shalat Idul Adha asal Terapkan Protokol Kesehatan

Dengan begitu, masyarakat bisa menunggu pendistribusian daging kurban di rumahnya masing-masing.

“Setelah dicacah, diantarkan ke rumahnya masing-masing. Jadi tidak dipanggil ke tempat pemotongan, langsung diantar panitia,” kata Hasnul.

Ia berharap dengan adanya protokol kesehatan yang dilakukan oleh masjid-masjid saat Idul Adha, klaster baru Covid-19 tidak muncul.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 2 Kali Lipat, Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 34 Penampungan Pengungsi Banjir

Tambah 2 Kali Lipat, Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 34 Penampungan Pengungsi Banjir

Megapolitan
Sempat Bertemu Arief Budiman, Seluruh Pegawai KPU Depok Negatif Covid-19

Sempat Bertemu Arief Budiman, Seluruh Pegawai KPU Depok Negatif Covid-19

Megapolitan
Digelar Terbatas, Pengundian Nomor Urut Kandidat Pilkada Depok Hanya Boleh Dihadiri Tamu Undangan

Digelar Terbatas, Pengundian Nomor Urut Kandidat Pilkada Depok Hanya Boleh Dihadiri Tamu Undangan

Megapolitan
Empat Rumah Terbakar di Cipete Utara, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Empat Rumah Terbakar di Cipete Utara, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Megapolitan
Tersisa 155 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Bekasi

Tersisa 155 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Bekasi

Megapolitan
Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Megapolitan
Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Megapolitan
Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Megapolitan
Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Megapolitan
UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

Megapolitan
Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Megapolitan
Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Megapolitan
Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X