Kembali Perpanjang PSBB Transisi, Anies: Kondisi Jakarta Belum Alami Perbaikan

Kompas.com - 30/07/2020, 19:07 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprotkan disinfektan di sepanjang jalan protokol dari monas sampai bunderan senayan di Jakarta, Selasa (31/3/2020). Penyemprotan disinfektan dalam rangka mitigasi pencegahan virus corona (COVID-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprotkan disinfektan di sepanjang jalan protokol dari monas sampai bunderan senayan di Jakarta, Selasa (31/3/2020). Penyemprotan disinfektan dalam rangka mitigasi pencegahan virus corona (COVID-19).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kondisi Covid-19 di DKI Jakarta saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi belum mengalami perbaikan.

Anies berujar, data menunjukkan bahwa ada kenaikan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

"Dan kondisinya belum mengalami perbaikan dari dua minggu yang lalu sampai dengan sekarang bisa dibilang kondisinya relatif sama," kata Anies dalam tayangan YouTube Pemprov DKI, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi Jakarta 2 Pekan hingga 13 Agustus 2020

Ia menyebutkan, dalam satu pekan terakhir angka positivity rate adalah 6,5 persen.

Positivity rate adalah rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat tes Corona dengan total jumlah tes.

Angka ini melampaui standar ideal Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), yakni 5 persen.

"Jadi maksimal 5 persen dan kita adalah 6,5 persen walaupun kita masih di bawah angka nasional. Di mana positif irit nasional dalam satu pekan terakhir ini adalah 13,6 persen," kata dia.

Baca juga: Siap-siap, Ganjil Genap Jakarta Diberlakukan Lagi Mulai Pekan Depan

Anies menambahkan, 80 persen tes PCR yang dilakukan saat ini adalah untuk menemukan kasus baru.

Sedangkan sisanya merupakan pengulangan untuk mengetes orang yang sebelumnya positif Covid-19.

"Tujuannya adalah keselamatan warga dengan kita menemukan kasus baru maka yang bersangkutan tahu bahwa positif yang bersangkutan bisa isolasi," tuturnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Megapolitan
Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Megapolitan
3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Ganjil Genap Berlaku di Jakarta Timur, Pelanggar Menurun

Hari Pertama Sanksi Ganjil Genap Berlaku di Jakarta Timur, Pelanggar Menurun

Megapolitan
Gedung DPRD DKI Sudah Dibuka, tetapi Kegiatan Masih Ditiadakan

Gedung DPRD DKI Sudah Dibuka, tetapi Kegiatan Masih Ditiadakan

Megapolitan
First Travel Akan Ajukan PK, Minta Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan

First Travel Akan Ajukan PK, Minta Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan

Megapolitan
Pabrik di Cakung Terbakar Sejak Minggu Siang, Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Pabrik di Cakung Terbakar Sejak Minggu Siang, Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Megapolitan
Kronologi Meninggalnya Seorang Pria di Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus

Kronologi Meninggalnya Seorang Pria di Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X