Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang Gelar Shalat Idul Adha, Kapasitas Dibatasi

Kompas.com - 30/07/2020, 19:23 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang Chaeruddin mengatakan masjid terbesar di Kota Tangerang tersebut akan menggelar shalat hari raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Dalam pelaksanaannya, masjid akan dilengkapi dengan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

"Sesuai arahan wali kota menggunakan protokol kesehatan, jadi sebelum masuk masjid ada cek suhu," ujar dia saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Pemkot Tangerang Terbitkan Edaran Tata Cara Pemotongan Hewan Kurban di Luar Rumah Potong

Chaeruddin mengatakan jemaah juga diminta untuk berwudhu dari rumah dan membawa sajadah sendiri.

Begitu juga aturan pengecekan suhu, Chaeruddin menjelaskan bagi jemaah yang suhu badannya di atas 37.5 derajat celsius dilarang memasuki masjid.

"Jarak tetap satu meter," kata dia.

Begitu juga mengenai kapasitas, Chaeruddin menjelaskan akan ada pembatasan kapasitas jamaah yang biasanya memiliki daya tampung 10.000 kini Masjid Raya Al Azhom hanya dibatasi sampai 5.000 jamaah.

Baca juga: Rencana Pembukaan Bioskop di Kota Tangerang Hari Ini Batal

Begitu juga soal durasi ceramah setelah shalat, Chaeruddin sudah meminta durasi ceramah atau khutbah dipersingkat.

"Durasi khutbah jangan terlalu lama termasuk imam baca surat pendek," tutur Chaeruddin.

Dia juga berpesan agar tidak ada acara salam-salaman setelah shalat untuk mentaati protokol kesehatan yang ada.

"Sekarang enggak diadain, lanjut selesai bubar," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Eny Ikut Liburan ke Puncak, Ketua RT: Saya Nyanyi, Dia Joget

Ibu Eny Ikut Liburan ke Puncak, Ketua RT: Saya Nyanyi, Dia Joget

Megapolitan
Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita, Wowon: Rewel dan Sering Nangis

Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita, Wowon: Rewel dan Sering Nangis

Megapolitan
Puas Pemerkosa Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun, Pengacara Korban: Itu Sudah Maksimal

Puas Pemerkosa Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun, Pengacara Korban: Itu Sudah Maksimal

Megapolitan
Toko Restu Tak Pernah Lepas dari Sejarah dan Tradisi Pedagang Buku Kaki Lima di Kwitang

Toko Restu Tak Pernah Lepas dari Sejarah dan Tradisi Pedagang Buku Kaki Lima di Kwitang

Megapolitan
Ibu Eny Sudah Pulang ke Rumah, Ketua RT: Sempat Minta Maaf dan Tersenyum

Ibu Eny Sudah Pulang ke Rumah, Ketua RT: Sempat Minta Maaf dan Tersenyum

Megapolitan
Update Titik Banjir di Jakarta Pukul 18.00: Ada 9 Ruas Jalan yang Tergenang Air

Update Titik Banjir di Jakarta Pukul 18.00: Ada 9 Ruas Jalan yang Tergenang Air

Megapolitan
AKBP Dody Pakai 'Tangan' Orang Lain saat Tukar Sabu-sabu dengan Tawas

AKBP Dody Pakai "Tangan" Orang Lain saat Tukar Sabu-sabu dengan Tawas

Megapolitan
Kesal Tak Dilayani, Pemuda Pengangguran Tusuk PSK di Kamar Apartemen di Bekasi

Kesal Tak Dilayani, Pemuda Pengangguran Tusuk PSK di Kamar Apartemen di Bekasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Alokasikan Dana Pembebasan Lahan Sodetan Ciliwung

Pemprov DKI Tak Alokasikan Dana Pembebasan Lahan Sodetan Ciliwung

Megapolitan
Divonis 18 Tahun, Pemerkosa Santriwati di Depok Dianggap Mencoreng Lembaga Pendidikan Islam

Divonis 18 Tahun, Pemerkosa Santriwati di Depok Dianggap Mencoreng Lembaga Pendidikan Islam

Megapolitan
Minyakita Langka dan Harga Naik, Stok di Bulog Cabang Tangerang Kosong

Minyakita Langka dan Harga Naik, Stok di Bulog Cabang Tangerang Kosong

Megapolitan
Sedang Mencuci Baju, Warga Cipayung Temukan Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter di Rumahnya

Sedang Mencuci Baju, Warga Cipayung Temukan Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter di Rumahnya

Megapolitan
Lansia Curi Mobil di Tebet untuk Ziarah ke Makam Istri, Kasus Selesai dengan 'Restorative Justice'

Lansia Curi Mobil di Tebet untuk Ziarah ke Makam Istri, Kasus Selesai dengan "Restorative Justice"

Megapolitan
Tepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Klender Pura-pura Cari Kontrakan

Tepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Klender Pura-pura Cari Kontrakan

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya Mutasi Puluhan Kapolsek, Ini Daftar Namanya

Kapolda Metro Jaya Mutasi Puluhan Kapolsek, Ini Daftar Namanya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.