Kronologi WN China Bunuh Diri di Apartemen Ancol, Korban Tinggalkan Surat Wasiat

Kompas.com - 30/07/2020, 20:43 WIB
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi S beserta penyidik saat memeriksa tempat WNA asal China loncat dan tergeletak di jogging track KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi S beserta penyidik saat memeriksa tempat WNA asal China loncat dan tergeletak di jogging track

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi kematian warga negara asing (WNA) yang tewas di salah satu gedung apartemen di wilayah Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (28/7/2020) pagi.

Korban tergeledak di area apartemen setelah diduga terjatuh dari lantai atas.

Awalnya, tidak ditemukan identitas pada korban. Polisi saat itu menduga korban adalah WNA.

Hasil penyelidikan awal, perempuan tersebut berinisial HM (32), warga negara China.

"Dari bukti-bukti tersebut kami menduga bahwa korban bunuh diri meloncat dari kamar 53 tower C apartemen tersebut," kata Kapolres Metro Jakut Kombes Budhi Herdi S di Apartemen Ancol Mansion, Pademangan, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Polisi Selidiki Perempuan Tanpa Identitas yang Tewas di Apartemen Ancol, Diduga WN Asing

Polisi lalu memeriksa kamar HM. Ternyata, HM meninggalkan sejumlah surat wasiat dalam bahasa China.

Penyidik kemudian mengartikannya dalam bahasa Indonesia.

"Surat wasiat yang dituliskan korban dalam bahasa China kemudian diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya, yang bertanda tangan di bawah ini nama korban, nomor passpor juga tertera, nomor kependudukan juga tertera. Yang bersangkutan menuliskan surat wasiat termasuk barang-barang yang ditinggalkan disebutkan dalam surat wasiat tersebut," kata Budhi.

Dalam suratnya, HM menuliskan pesan agar keluarga dan kerabatnya tidak menyedihkan kematiannya.

"Jadi antara lain arti dari surat wasiat itu adalah kematian saya sebuah pelepasan kembali pada Sang Pencipta. Keluarga dan kerabat saya jangan rindukan dan sedihkan saya," ujar Budhi.

Baca juga: Ojol Perempuan di Bekasi Lawan Begal, Ini Cerita Korban Merebut Celurit

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Megapolitan
Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Megapolitan
Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

Megapolitan
Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Megapolitan
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X