Akibat Pandemi Covid-19, Hanya 58 Lokasi di Jakpus yang Gelar Pemotongan Hewan Kurban

Kompas.com - 31/07/2020, 13:39 WIB
suasan pemotongan hewan Kurban di masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONsuasan pemotongan hewan Kurban di masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Data Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, hanya ada 58 titik yang menggelar pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Hal tersebut karena proses pemotongan hewan kurban pada tahun ini banyak dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akibat pandemi Covid-19.

Plt. Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Pusat Suharini Eliawati mengatakan, jumlah lokasi pemotongan hewan kurban tersebut jauh menurun dibandingkan Idul Adha tahun sebelumnya, yakni 144 titik.

Baca juga: Kisah Mulia Sekelompok Anak di Bogor, Hasil Nabung 10 Bulan Dibelikan 4 Sapi Kurban Seharga Rp 100 Juta

"Kondisi ini memang bisa dimengerti karena sebagian besar mereka sudah tidak melakukan pemotongan lagi, pemotongannya di RPH," ujar Suharini saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2020).

Menurut dia, di 58 titik tersebut, sebanyak 530 hewan kurban sudah dipotong sampai Jumat Siang.

Jumlah itu akan terus bertambah seiring dengan masih berlanjutnya pemotongan hewan kurban.

"Yang dipotong 530 ekor angka sementara. Nanti akan diperbarui lagi datanya," ungkapnya.

Baca juga: Kata Anies, Klaster Covid-19 Perkantoran Jakarta Muncul karena Gencarnya Tes Swab

Suharini mengimbau kepada seluruh panitia kurban di wilayah Jakarta Pusat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban.

Selain itu, warga diminta tidak datang ke lokasi untuk menyaksikan pemotongan hewan ataupun mengambil jatah daging kurban.

"Panitia kurban bekerja sama dengan RT/RW setempat untuk mengantarkan langsung ke rumah para mustahik atau golongan masyarakat yang berhak menerima kurban," kata Suharini



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Megapolitan
Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Megapolitan
3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Ganjil Genap Berlaku di Jakarta Timur, Pelanggar Menurun

Hari Pertama Sanksi Ganjil Genap Berlaku di Jakarta Timur, Pelanggar Menurun

Megapolitan
Gedung DPRD DKI Sudah Dibuka, tetapi Kegiatan Masih Ditiadakan

Gedung DPRD DKI Sudah Dibuka, tetapi Kegiatan Masih Ditiadakan

Megapolitan
First Travel Akan Ajukan PK, Minta Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan

First Travel Akan Ajukan PK, Minta Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan

Megapolitan
Pabrik di Cakung Terbakar Sejak Minggu Siang, Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Pabrik di Cakung Terbakar Sejak Minggu Siang, Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Megapolitan
Kronologi Meninggalnya Seorang Pria di Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus

Kronologi Meninggalnya Seorang Pria di Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X