Masjid Cut Meutia Target Bagikan 2.000 Kantong Daging untuk Mustahik

Kompas.com - 31/07/2020, 23:48 WIB
Sejumlah hewan kurban di halaman Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaSejumlah hewan kurban di halaman Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat targetkan 2.000 kantong daging kurban untuk disalurkan kepada para mustahik pada Idul Adha 1441 Hijriah.

Ketua Ikatan Remaja Masjid Cut Mutia (Ricma) Muhammad Husein menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 1.500 kantong daging yang dapat disalurkan kepada mustahik.

Data warga tersebut disesuaikan dengan perkiraan potongan daging dari jumlah hewan kurban yang diterima Masjid Cut Meutia.

"Jadi sekarang 1.500. nanti malam kita finalisasi, berapa yang akan kita keluarkan," uiarnya saat ditemui di kawasan Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2020).

 Baca juga: Dua Dokter Spesialis Akan Awasi Pemotongan Hewan Kurban Di Masjid Istiqlal

Namun, Husein mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendataan dengan target 2.000 kantong daging.

Jumlah tersebut menyesuaikan dengan pendistribusian pada Idul Adha tahun-tahun sebelumnya dan kemungkinan bertambah sumbangan hewan kurban yang diterima Masjid Cut Meutia.

"Saat ini data kantong daging sudah terdaftar 1.500 yang bakal menerima. Target kita 2.000 sampai 2.500. Karena setiap tahunnya pasti kita 2.000-an," ungkap dia.

 Baca juga: Sabtu Besok, Masjid Istiqlal Akan Potong 36 Ekor Hewan Kurban

Adapun sampai Jumat ini Masjid Cut Mutia sudah menerima sumbangan 62 hewan kurban untuk dipotong pada Sabtu (1/8/2020) besok.

Proses pembagian daging kurban akan diserahkan langsung ke rumah-rumah mustahik melalui koordinator yang ditugaskan oleh pengurus lingkungan.

"Jadi memang ada koordinator-koordinator RW di Jakarta Pusat dan perbatasan Jakarta Selatan yang sudah dikonfirmasi terlebih dahulu," kata Husein

"Nanti koordinator itulah yang mengambil kesini, mewakili. Nanti dibagikan langsung ke rumah masing-masing (mustahik)," sambungnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Megapolitan
Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Megapolitan
Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

Megapolitan
Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Megapolitan
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Megapolitan
Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Polisi Akui Kesulitan Tangkap Pelaku yang Aksi Pemerkosaannya Diviralkan Korban di Bintaro

Megapolitan
3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

3.916 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X