Kompas.com - 02/08/2020, 17:02 WIB
Situasi pengendara keluar masuk dari Gerbang Tol Cikampek Utama, Jakarta, Sabtu (1/8/2020). Dokumentasi Humas Jasa MargaSituasi pengendara keluar masuk dari Gerbang Tol Cikampek Utama, Jakarta, Sabtu (1/8/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jasa Marga mencatat sebanyak 134.000 kendaraan memasuki Jakarta sehari setelah perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Corporate Communication and Community Development PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, angka tersebut dari kumulatif arus lalu lintas menuju Jakarta pada Sabtu (1/8/2020), di beberapa gerbang tol utama.

"Gerbang utama, yaitu GT (Gerbang Tol) Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama serta GT Klihurip Utama," tutur Dwimawan dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2020).

Baca juga: Arus Balik, Polisi Siapkan Rekayasa Contra Flow Secara Situasional

Dwimawan menjelaskan, jumlah kendaraan menuju Jakarta naik dibandingkan hari normal sebesar 14,6 persen.

Adapun rincian distribusi lalu lintas dari gerbang tol Cikampek Utama 2 sebanyak 33.539 kendaraan menuju jakarta atau naik sebesar 21,6 persen.

Untuk gerbang tol Kalihurip Utama 2 dengan jumlah 31.939 kendaraan menuju Jakarta atau naik sebesar 19,9 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 65.478 kendaraan, naik sebesar 20,7 persen dari lalin normal," ujar Dwimawan.

Baca juga: Senin Besok, Pengguna KRL Diprediksi Meningkat

Begitu juga dari arah barat, lalu lintas menuju Jakarta naik sebesar 0,4 persen dari hari normal, yakni sebanyak 35.893 kendaraan.

Untuk arah selatan, jumlah kendaraaan menuju Jakarta menembus angka 32.765 kendaraan atau naik sebesar 21 persen.

"Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta. Salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada hari Minggu agar terhindar dari kepadatan," pungkas Dwimawan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.