Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Langgar Ganjil Genap, Puluhan Pengendara di Tomang Ditegur Polisi

Kompas.com - 03/08/2020, 14:09 WIB
Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota kepolisian Satlantas Jakarta Barat menyosialisasi penerapan kembali sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor pelat ganjil dan genap di Traffic Light (TL) Tomang Raya, Jakarta Barat, Senin (3/8/2020).

Lokasi itu dipilih karena merupakan titik keluar kendaraan yang datang dari Tol Tangerang menuju ke Jakarta Pusat.

"Yang jalur-jalur ganjil-genap pertama dari tol keluar S Parman, lanjut Tomang, Kali Besar Selatan dan tempat tempat lainnya," kata Kasatlantas Polres Metro Jakbar Kompol Purwanta saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Ombudsman Jakarta: Penerapan Ganjil Genap Tergesa-gesa dan Bisa Timbulkan Klaster Baru

Pada pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB tercatat 40 kendaraan terjaring karena melanggar kebijakan ganjil-genap.

Kendaraan yang terjaring tidak diberi surat tilang tetapi ditegur untuk mematuhi kebijakan ganjil-genap. Mereka diberhentikan dan diberitahu prtugas bahwa kebijakan ganjil-genap diberlakukan kembali.

"Belum ada ditilang sampai tanggal 5 Agustus 2020. Sosialisasi sampai tanggal 5 Agustus 2020, lanjut nanti penilangan itu kalau diperlukan," ujar Purwanta.

Menurut Purwanta, kondisi lalu lintas cukup di TL Tomang lancar pada Senin pagi.

"Cukup lengang, mungkin jam 10.00 WIB ke atas sudah mulai ramai karena lepas ganjil-genap," ucap Purwanta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Ajukan Gugatan ke Bawaslu Usai Tak Lolos Verifikasi Cagub Independen

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Ajukan Gugatan ke Bawaslu Usai Tak Lolos Verifikasi Cagub Independen

Megapolitan
JPO di Jalan Semeru Raya Jakbar Rusak akibat Kebakaran

JPO di Jalan Semeru Raya Jakbar Rusak akibat Kebakaran

Megapolitan
Maling Leluasa Jarah Isi Rumah Subsidi Proyek Jokowi di Cikarang, Ambil Kloset hingga Meteran Listrik

Maling Leluasa Jarah Isi Rumah Subsidi Proyek Jokowi di Cikarang, Ambil Kloset hingga Meteran Listrik

Megapolitan
6 Event Liburan Sekolah di Mal Jakarta

6 Event Liburan Sekolah di Mal Jakarta

Megapolitan
Polres Jaktim Temukan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Polres Jaktim Temukan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Megapolitan
Geng Motor yang Bawa Airsoft Gun di Kemayoran Sempat Diteriaki Maling

Geng Motor yang Bawa Airsoft Gun di Kemayoran Sempat Diteriaki Maling

Megapolitan
Ketika Penjarah Aset Rusunawa Marunda Tak Dilaporkan ke Polisi karena Kasihan...

Ketika Penjarah Aset Rusunawa Marunda Tak Dilaporkan ke Polisi karena Kasihan...

Megapolitan
Keluhan Warga Perumahan Subsidi Jokowi: Dindingnya Keropos, Atap Bocor dan Pintu Retak

Keluhan Warga Perumahan Subsidi Jokowi: Dindingnya Keropos, Atap Bocor dan Pintu Retak

Megapolitan
9 Rumah Hangus akibat Kebakaran di Jalan Semeru Raya Jakbar

9 Rumah Hangus akibat Kebakaran di Jalan Semeru Raya Jakbar

Megapolitan
Pemprov DKI Kerahkan Ribuan Petugas Cegah Jambret di Jakarta Internasional Marathon 2024

Pemprov DKI Kerahkan Ribuan Petugas Cegah Jambret di Jakarta Internasional Marathon 2024

Megapolitan
50 Persen Truk Sampah Milik DLH Kota Bogor Rusak

50 Persen Truk Sampah Milik DLH Kota Bogor Rusak

Megapolitan
Warga: Banyak Pembeli Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang Hanya untuk Investasi

Warga: Banyak Pembeli Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang Hanya untuk Investasi

Megapolitan
Perumahan Subsidi Jokowi di Cikarang Tidak Dihuni, Banyak Rumah Dijarah Maling

Perumahan Subsidi Jokowi di Cikarang Tidak Dihuni, Banyak Rumah Dijarah Maling

Megapolitan
Eks Pengelola Siap Bantu Polisi Ungkap Kasus Dugaan Penjarahan di Rusunawa Marunda

Eks Pengelola Siap Bantu Polisi Ungkap Kasus Dugaan Penjarahan di Rusunawa Marunda

Megapolitan
Kronologi Geng Motor Kejar Pasutri Bawa 'Airsoft Gun' di Kemayoran, Sejoli Sempat Minta Tolong

Kronologi Geng Motor Kejar Pasutri Bawa "Airsoft Gun" di Kemayoran, Sejoli Sempat Minta Tolong

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com