Kompas.com - 03/08/2020, 15:16 WIB
Salah satu loket di RSUD Depok, Jalan Muchtar, Sawangan, Depok, Kamis (11/9/2014).
Kompas.com/Laila RahmawatiSalah satu loket di RSUD Depok, Jalan Muchtar, Sawangan, Depok, Kamis (11/9/2014).

DEPOK, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok kembali mengoperasikan layanan rawat inap meskipun pandemi Covid-19 masih melanda Depok.

Pembukaan kembali layanan rawat inap disebut telah melalui proses evaluasi kapasitas rumah sakit, sehingga tak akan mengganggu kapasitas yang dibutuhkan untuk pelayanan pasien positif Covid-19.

"Pembukaan kembali (layanan rawat inap untuk pasien) yang non-Covid-19 ini baru. Kami akan evaluasi lagi sehubungan sekarang suasananya masih PSBB Proporsional," ujar Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Baca juga: UPDATE 2 Agustus di Depok: 25 Kasus Baru, Total 232 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

"Tapi karena harus jaga jarak antartempat tidur, jadi kapasitasnya tidak seperti biasa. Misalnya, kelas III yang biasanya ada 7 bed (ranjang), sekarang jadi 5 bed seruangan," tambahnya.

Secara keseluruhan, ada 91 bed yang dialokasikan untuk layanan rawat inap di RSUD Kota Depok mulai 30 Juli 2020.

Sementara itu, layanan untuk pasien positif Covid-19 dialokasikan sebanyak 40 bed, sehingga total ada 131 bed yang tersedia di RSUD Kota Depok saat ini.

Sebelum pandemi, jumlah tempat tidur yang disediakan di RSUD Depok lebih banyak yaitu 133 bed.

"Ada pengurangan karena memang protokol kesehatannya seperti itu. Takutnya kan ada penunggu pasien juga, jadi otomatis jumlah tempat tidur yang kami sediakan berkurang dibandingkan sebelum pandemi Covid-19," kata dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Kaji Pengobatan Plasma Darah

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda di Depok.

Selama beberapa hari terakhir, tren kasus aktif (pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat) justru semakin menanjak.

Hingga data terbaru Minggu (2/8/2020) kemarin, masih ada 232 pasien positif Covid-19 yang saat ini dirawat.

Secara keseluruhan, Kota Depok menjadi kota dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak se-Jawa Barat dengan total 1.257 kasus, jauh di atas kota-kota lainnya yang belum menyentuh angka 1.000 kasus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

Megapolitan
Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Megapolitan
DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Megapolitan
Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Megapolitan
Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Megapolitan
Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Megapolitan
Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Megapolitan
Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Megapolitan
TPS Ilegal di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Ditutup, Diduga Sebabkan Gagal Panen

TPS Ilegal di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Ditutup, Diduga Sebabkan Gagal Panen

Megapolitan
Sambut Baik Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Wali Kota Tangerang Minta Warga Bijak

Sambut Baik Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Wali Kota Tangerang Minta Warga Bijak

Megapolitan
Pembagian Sembako di Bogor Berlangsung Ricuh Setelah Ditinggal Jokowi

Pembagian Sembako di Bogor Berlangsung Ricuh Setelah Ditinggal Jokowi

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Lebaran, Selundupkan 21 Kg Ganja dari Sumatera

2 Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Lebaran, Selundupkan 21 Kg Ganja dari Sumatera

Megapolitan
Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menular ke Manusia, Ini Penjelasan Lengkap DKPKP DKI Jakarta

Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menular ke Manusia, Ini Penjelasan Lengkap DKPKP DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.