Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kekhawatiran Wali Kota Tangerang soal Penularan Covid-19 dari Jakarta Jadi Kenyataan

Kompas.com - 03/08/2020, 18:44 WIB
Singgih Wiryono,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pada 27 Juli lalu sempat mengungkapkan rasa khawatir akan terjadinya penularan Covid-19 dari warganya yang beraktivitas di Jakarta.

Arief mengaku riskan dengan pertumbuhan kasus Covid-19 di Jakarta, yang merupakan tempat beraktivitas warga Kota Tangerang untuk mencari nafkah.

"Kita enggak ingin seperti di awal masyarakat Tangerang banyak tertular dari wilayah Jakarta karena beraktivitas di Jakarta," tutur dia 27 Juli lalu.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Khawatir Warganya Tertular Covid-19 Saat Beraktivitas di Jakarta

Memasuki akhir Juli, tepatnya 31 Juli 2020, kasus Covid-19 tiba-tiba melonjak. Terhitung ada 17 kasus baru Covid-19 di Kota Tangerang yang terdata hari itu.

Kasus tersebut merupakan kasus tertinggi pada bulan Juli. Sebelumnya kasus baru tertinggi pada bulan Juli terjadi pada 2 Juli lalu dengan kasus Covid-19 yang baru sebanyak 12 kasus.

Lonjakan kasus baru itu ternyata tidak lain dipicu dari aktivitas masyarakat Kota Tangerang yang bekerja di Jakarta.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Catat Kenaikan Tertinggi pada 31 Juli

"Kasus perkantoran dilaporkan dari DKI Jakarta, jadi 15 dari DKI," kata dia dalam keterangan suara diterima Kompas.com, Senin (3/8/2020).

Kasus Covid-19 yang bermula dari DKI Jakarta itu kemudian meluas. Setidaknya ada 14 kasus baru dalam dua hari terakhir sejak lonjakan kasus tertinggi diumumkan.

Arief mengatakan, penyebabnya tak lain adalah kontak erat dari mereka yang tertular di DKI Jakarta.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Berasal dari Klaster Perkantoran Jakarta

"Dia ke rumah, (dari) kantor dia nularin," tutur Arief.

Akibat lonjakan kasus tersebut, Arief mengatakan positifity rate Covid-19 di Kota tangerang meningkat.

Dari minggu lalu angka positifity rate Covid-19 di Kota Tangerang hanya 0,1 persen, kini menjadi 3,9 persen.

Coba pengobatan plasma darah

Arief Wismansyah mengaku akan mengkaji lebih detail pengobatan plasma darah untuk Covid-19.

Hal tersebut, kata Arief, dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 yang semakin tinggi di Kota Tangerang.

"Kita akan undang ahli, kita kaji plasma darah ini," ujar Arief.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Kaji Pengobatan Plasma Darah

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pria Ditemukan Tewas dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus, Diduga Terkunci

Pria Ditemukan Tewas dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus, Diduga Terkunci

Megapolitan
Ganjil Genap dan 'Oneway' di Jalur Puncak Bogor Berakhir, Lalu Lintas Normal 2 Arah

Ganjil Genap dan "Oneway" di Jalur Puncak Bogor Berakhir, Lalu Lintas Normal 2 Arah

Megapolitan
34 Tahun Jadi Penjaga di TMP Kalibata, Sumardi: Motivasi Saya Buat Peziarah Nyaman

34 Tahun Jadi Penjaga di TMP Kalibata, Sumardi: Motivasi Saya Buat Peziarah Nyaman

Megapolitan
Komplotan Tak Dikenal Keroyok Pengendara Mobil di Parkiran Elysee SCBD

Komplotan Tak Dikenal Keroyok Pengendara Mobil di Parkiran Elysee SCBD

Megapolitan
3 Titik Jalan di Bekasi Selatan Terendam Banjir Imbas Hujan Deras sejak Sore

3 Titik Jalan di Bekasi Selatan Terendam Banjir Imbas Hujan Deras sejak Sore

Megapolitan
Imbas Hujan Lebat, Banjir di Jakarta Utara Meluas

Imbas Hujan Lebat, Banjir di Jakarta Utara Meluas

Megapolitan
Kisah Sumardi Bangga Layani Peziarah di TMP Kalibata Selama 34 Tahun

Kisah Sumardi Bangga Layani Peziarah di TMP Kalibata Selama 34 Tahun

Megapolitan
Hujan Deras, Perumahan Galaxy dan Jatiasih Bekasi Terendam Banjir

Hujan Deras, Perumahan Galaxy dan Jatiasih Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
Jakarta Hujan Lebat, Cilincing dan Kelapa Gading Tergenang Air

Jakarta Hujan Lebat, Cilincing dan Kelapa Gading Tergenang Air

Megapolitan
Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Megapolitan
BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

Megapolitan
BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

Megapolitan
Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Megapolitan
Mengenal Sumardi, 'Google Maps' Berjalan di TMP Kalibata

Mengenal Sumardi, "Google Maps" Berjalan di TMP Kalibata

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com