Polres Tangerang Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Lapas Jakarta-Banten

Kompas.com - 04/08/2020, 17:16 WIB
Ilustrasi sabu ShutterstockIlustrasi sabu

TANGERANG, KOMPAS.com - Polres Metro Tangerang Kota meringkus seorang tersangka pengedar narkoba jenis sabu.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, tersangka berinisial HC merupakan salah satu pelaku sindikat jaringan peredaran sabu dari dalam lapas Jakarta dan Banten.

"Ini jaringan lapas biasa di Jakarta dan Tangerang," kata Sugeng dalam konferensi pers, Selasa (4/8/2020).

Sebelum melakukan penangkapan terhadap HC, polisi lebih dulu menerima informasi masyarakat yang kemudian dilanjutkan penyelidikan oleh Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota.

Setelah dilakukan penyelidikan kurang lebih seminggu, tersangka dengan inisial HC berhasil ditangkap di rumah kontrakannya, sekitar pukul 01.00 WIB, pada 29 Juni lalu.

Baca juga: Polisi Kejar Pelaku Utama Jaringan Pengedar Sabu Lintas Sumatera-Jawa

"Tersangka diamankan di Grogol di rumah kontrakan ditemukan barang bukti sebanyak lebih kurang 400 gram," ujar Sugeng.

Sugeng menjelaskan, 400 gram sabu tersebut dipisah menjadi 15 paket oleh HC.

Dari keterangan tersangka, lanjut Sugeng, barang haram tersebut didapat oleh seorang bernama Abang, yang kini dimasukkan daftar pencarian orang (DPO).

"Abang disinyalir berada di Jakarta Timur, saat ini masih dalam pengejaran," tutur Sugeng.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Koja, Salah Satunya Anggota PPSU

Setelah dimintai keterangan lebih dalam, Sugeng menjelaskan bahwa HC merupakan salah satu pelaku sindikat jaringan peredaran sabu dari dalam lapas Jakarta dan Banten.

Tersangka HC dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman pidananya paling berat pidana mati atau kurungan penjara seumur hidup," tutur Sugeng.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Loloskan Kendaraan di Check Point Cikarang Barat, Polisi: Pasti Terjaring di Penyekatan Berikutnya

Loloskan Kendaraan di Check Point Cikarang Barat, Polisi: Pasti Terjaring di Penyekatan Berikutnya

Megapolitan
Nekat Mudik Naik Truk Pengangkut Motor, 10 Pemudik Terjaring Razia di GT Cikupa

Nekat Mudik Naik Truk Pengangkut Motor, 10 Pemudik Terjaring Razia di GT Cikupa

Megapolitan
Acara Kelulusan SMAN 81 di Balai Sudirman Dibubarkan Satpol PP, Panitia Diberi Teguran Tertulis

Acara Kelulusan SMAN 81 di Balai Sudirman Dibubarkan Satpol PP, Panitia Diberi Teguran Tertulis

Megapolitan
Polisi Gerebek Kampung Ambon Jakbar, 45 Orang Ditangkap, Senjata hingga Miras Diamankan

Polisi Gerebek Kampung Ambon Jakbar, 45 Orang Ditangkap, Senjata hingga Miras Diamankan

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bogor Ingatkan Pengelola Mal Perketat Protokol Kesehatan Jelang Lebaran

Wakil Wali Kota Bogor Ingatkan Pengelola Mal Perketat Protokol Kesehatan Jelang Lebaran

Megapolitan
Bangunan TK di Cipete Selatan Terbakar, Diduga akibat Warga Bakar Sampah

Bangunan TK di Cipete Selatan Terbakar, Diduga akibat Warga Bakar Sampah

Megapolitan
Tersangka Penyebar Ajakan Demo di Tol Mengaku Hanya Teruskan Pesan, Tak Berniat Ikut Unjuk Rasa

Tersangka Penyebar Ajakan Demo di Tol Mengaku Hanya Teruskan Pesan, Tak Berniat Ikut Unjuk Rasa

Megapolitan
Sebarkan Ajakan Demo di Jalan Tol demi Bisa Mudik, Tersangka Mengaku Teruskan Pesan dari Grup WhatsApp

Sebarkan Ajakan Demo di Jalan Tol demi Bisa Mudik, Tersangka Mengaku Teruskan Pesan dari Grup WhatsApp

Megapolitan
Jelang Lebaran, Pengunjung Padati Pasar Tanah Abang, Ada yang Tak Pakai Masker

Jelang Lebaran, Pengunjung Padati Pasar Tanah Abang, Ada yang Tak Pakai Masker

Megapolitan
Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Larangan Mudik Lokal Jabodetabek Timbulkan Kebingungan di Masyarakat

Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Larangan Mudik Lokal Jabodetabek Timbulkan Kebingungan di Masyarakat

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Orang yang Sebarkan Ajakan Demo di Jalan Tol demi Bisa Mudik

Polisi Tangkap 3 Orang yang Sebarkan Ajakan Demo di Jalan Tol demi Bisa Mudik

Megapolitan
Pengelola Pastikan Monas Masih Ditutup Saat Libur Lebaran

Pengelola Pastikan Monas Masih Ditutup Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Mal Diprediksi Ramai pada 'Masa Kritis' 13-15 Mei, Satgas Covid-19 Depok: Kapasitas Hanya 30 Persen

Mal Diprediksi Ramai pada "Masa Kritis" 13-15 Mei, Satgas Covid-19 Depok: Kapasitas Hanya 30 Persen

Megapolitan
Modus Admin yang Tipu Food Vlogger Magdalena, Serahkan Nomor Rekening Pribadi dan Palsukan Tanda Tangan

Modus Admin yang Tipu Food Vlogger Magdalena, Serahkan Nomor Rekening Pribadi dan Palsukan Tanda Tangan

Megapolitan
Cerita Food Vlogger Magdalena, Kena Tipu Admin Sendiri hingga Bakal Tempuh Jalur Hukum

Cerita Food Vlogger Magdalena, Kena Tipu Admin Sendiri hingga Bakal Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X