JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan kendaraan masih kedapatan melanggar aturan ganjil genap di wilayah Jakarta Barat, Selasa (8/4/2020).
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Erwansyah mengatakan, pagi ini ada 155 pengemudi yang melanggar aturan ganjil-genap.
"Pelanggar kami dapati di banyak titik di semua lokasi ganjil-genap di Jakarta Barat," kata Erwansyah saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).
Namun, kata Erwansyah, jumlah tersebut hanya 10 persen jika dibandingkan dari total kendaraan yang lewat dalam sosialisasi tadi pagi.
Baca juga: Ratusan Kendaraan Melanggar pada Hari Pertama Ganjil Genap, Polisi Belum Beri Sanksi Tilang
Ia juga mengatakan, sebagian pengemudi yang kedapatan melanggar juga tahu bahwa saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan belum penindakan.
"Mereka juga tahu kalau cuma sosialisasi, jadi tetap lewat tapi tetap kami sosialisasikan," ucap Erwansyah.
Dia menuturkan, tindakan yang dilakukan pada pelanggar sejauh ini hanya teguran.
Sementara sanksi tilang baru akan diterapkan pada tanggal 6 Agustus 2020 nanti.
"Ini masih kita jaga terus sesuai jadwal pagi dan sore hari," ujar Erwansyah.
Baca juga: Ganjil Genap Diterapkan, Pekerja di Jakarta Pilih Naik Taksi Online, Pengeluaran Membengkak
Aturan mengenai nomor kendaraan ganjil genap kembali diberlakukan di DKI Jakarta mulai Senin (3/8/2020).
Meski di tengah pandemi virus corona dan perpanjangan transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aturan ganjil genap bagi mobil pribadi dikatakan telah melalui perhitungan yang matang dan hasil evaluasi yang selama ini dilakukan.
"Alasan pertama karena kondisi lalu lintas sekarang ini sudah sangat padat sekali. Pada beberapa ruas jalan seperti di Jakarta Selatan, bahkan angkanya terus tumbuh dan melebihi dari kondisi normal saat sebelum ada pandemi," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo dikutip dari Kompas.com (1/8/2020).
Disebutkan, ini ditujukan agar warga masyarakat hanya melakukan perjalanan penting saja untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan.
Implementasi kebijakan diklaim masih sama dengan penerapan sebelumnya, baik waktu, ruas jalan, hingga sanksi dan hukumnya.
Metode ganjil genap merujuk dari angka belakang pelat nomor polisi pada kendaraan. Tanggal ganjil berlaku untuk mobil yang memiliki nomor pelat ganjil, dan sebaliknya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.