Wali Kota Tangerang: Rehabilitasi Stadion Benteng Dipercepat

Kompas.com - 04/08/2020, 20:02 WIB
Kondisi Stadion Benteng yang berada di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang, kian memprihatinkan. Stadion yang hendak dijadikan sebagai olahraga indoor oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang itu tampak tidak terawat, Kamis (29/11/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAKondisi Stadion Benteng yang berada di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang, kian memprihatinkan. Stadion yang hendak dijadikan sebagai olahraga indoor oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang itu tampak tidak terawat, Kamis (29/11/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Stadion Benteng yang sudah lama terbengkalai akhirnya akan direhabilitasi oleh Pemkot Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, rumah dari klub sepak bola Persikota Tangerang ini akan direhabilitasi dengan cepat.

"Kita bersinergi bersama mengoptimalisasikan tempat ini agar masyarakat bisa kembali menggunakan fasilitas sarana prasarana olahraga," kata dia dalam keterangan diterima Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Arief mengatakan, fokus utama rehabilitasi tahap awal adalah pembenahan bagian dalam stadion seperti pemasangan kursi penonton dan perbaikan lapangan agar segera dapat digunakan.

Baca juga: Stadion Benteng Tangerang Bakal Direnovasi, Diubah Jadi Stadion Indoor

Arief juga meminta agar dapat melakukan langkah yang strategis, efisien dan efektif untuk mempercepat proses rehabilitasi Stadion Benteng.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang Tatang Sutisna mengatakan, dalam rehabilitasi tersebut Stadion Benteng akan dilengkapi dengan fasilitas kursi penonton serta lintasan lari.

"Untuk kapasitasnya akan dapat menampung sekitar 7.000 penonton," tutur Tatang.

Baca juga: Berharap pada Perbaikan Stadion Benteng di Tangerang

Seperti diketahui Stadion Benteng merupakan stadion kandang dari dua klub asal Tangerang Raya yakni Persita Tangerang dan Persikota Tangerang.

Dalam perjalanan waktu, stadion tak lagi digunakan lantaran sering terjadi kerusuhan antar suporter pada 2012 lalu yang menyebabkan banyak korban jiwa.

Sejak saat itu, MUI Kota Tangerang mengeluarkan pernyataan melarang penyelenggaraan sepakbola di Stadion Benteng karena lebih banyak kerugian daripada keuntungan yang didapat.

Baca juga: MUI Klarifikasi soal Fatwa Haram, Stadion Benteng Akan Kembali Digunakan

Setelah pernyataan dari MUI Kota Tangerang itu keluar, izin keramaian dari kepolisian untuk kegiatan sepak bola di Stadion Benteng tak pernah terbit lagi.

Saat ini Persita Tangerang yang merupakan klub sepak bola yang berbasis di Kabupaten Tangerang sudah memiliki rumah baru yakni Stadion Taruna Benteng di Kabupaten Tangerang.

Sedangkan untuk Persikota masih belum mendapat rumah baru, sejak Februari 2020 lalu Kabupaten Tangerang resmi menyerahkan aset 52 asetnya yang berada di wilayah Kota Tangerang ke Pemerintah Kota Tangerang, salah satunya Stadion Benteng.

Kini Stadion kebanggaan masyarakat Kota Tangerang itu akan kembali direhabilitasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Bocah di Bekasi Meraung-raung karena Dipukuli gara-gara Tak Kerjakan PR Viral di Medsos

Video Bocah di Bekasi Meraung-raung karena Dipukuli gara-gara Tak Kerjakan PR Viral di Medsos

Megapolitan
Kemenhub Tetap Proses Usulan Trase LRT Velodrome-Klender dari Anies meski Tak Sesuai Perpres

Kemenhub Tetap Proses Usulan Trase LRT Velodrome-Klender dari Anies meski Tak Sesuai Perpres

Megapolitan
Nasib Korban Gusuran di Cilincing, Terpaksa Angkat Kaki Pindah ke Kampung Sebelah

Nasib Korban Gusuran di Cilincing, Terpaksa Angkat Kaki Pindah ke Kampung Sebelah

Megapolitan
Anggaran Pembangunan Sekolah Baru Hanya Rp 3,8 M, sedangkan RKT DPRD DKI Rp 888 M

Anggaran Pembangunan Sekolah Baru Hanya Rp 3,8 M, sedangkan RKT DPRD DKI Rp 888 M

Megapolitan
Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim Meninggal akibat Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari

Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim Meninggal akibat Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Dicabuli dan Dipaksa Nonton Video Porno di Rumah Ibadah

Bocah 11 Tahun Dicabuli dan Dipaksa Nonton Video Porno di Rumah Ibadah

Megapolitan
Alasan Idris Tampil Virtual di Debat Terakhir Pilkada Depok meski Sudah Negatif Covid-19

Alasan Idris Tampil Virtual di Debat Terakhir Pilkada Depok meski Sudah Negatif Covid-19

Megapolitan
Simulasi Penanganan Banjir di Cililitan, Posko Pengungsi Positif Covid-19 Dipisah

Simulasi Penanganan Banjir di Cililitan, Posko Pengungsi Positif Covid-19 Dipisah

Megapolitan
Debat Terakhir Pilkada Depok, Idris Tampil Virtual walau Sudah Negatif Covid-19

Debat Terakhir Pilkada Depok, Idris Tampil Virtual walau Sudah Negatif Covid-19

Megapolitan
Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Sara Ingin Dirikan SLB di Tangsel

Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Sara Ingin Dirikan SLB di Tangsel

Megapolitan
Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan Ditangkap, Polisi: Motifnya untuk Menyebarkan Saja

Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan Ditangkap, Polisi: Motifnya untuk Menyebarkan Saja

Megapolitan
Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda

Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda

Megapolitan
Bentrok Pengemudi Ojol dan Dishub di Bulungan akibat Pentil Motor Dicabut Berakhir Damai

Bentrok Pengemudi Ojol dan Dishub di Bulungan akibat Pentil Motor Dicabut Berakhir Damai

Megapolitan
Ini Alasan Sara Bersedia Maju di Pilkada Tangsel 2020

Ini Alasan Sara Bersedia Maju di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Merasa Difitnah, Ali Ngabalin Laporkan 2 Orang ke Polda Metro Jaya

Merasa Difitnah, Ali Ngabalin Laporkan 2 Orang ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X