Kompas.com - 05/08/2020, 09:56 WIB
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Ada 43 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam empat hari terakhir.

Awalnya, 1 Agustus ada penambahan 18 kasus Covid-19, lalu 5 kasus pada 2 Agustus, kemudian bertambah lagi 20 kasus pada 4 Agustus.

Berdasarkan data pikokabsi.bekasikab.go.id, total kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi mencapai 461 kasus hingga Selasa (4/8/2020) kemarin.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyampaikan, pertambahan kasus baru itu berasal dari warga Bekasi yang bekerja di Jakarta.

“Ini (kasus Covid-19) rata-rata warga Bekasi yang bekerja di Jakarta,” kata Alamsyah melalui pesan singkat, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Jakarta Catat 4 Kali Lonjakan Kasus Covid-19 Dua Pekan Terakhir, Berikut Datanya

Alamsyah mengatakan, pertambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi ini bukan klaster baru atau klaster pabrik-pabrik sebelumnya.

Ia mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi menyebar di beberapa wilayah. Ada 24 kasus positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan 39 pasien Covid-19 lakukan isolasi mandiri.

“Kasus menyebar, bukan klaster,” ujar Alamsyah.

Ia berjanji untuk lebih gencar mencari kasus-kasus baru Covid-19 agar penularan tidak semakin menyebar.

Dalam satu pekan, pihaknya menargetkan akan melakukan tes swab sebanyak 2.600 spesimen.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Melonjak, PSI Dorong Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat

Sasarannya, kata dia, kasus suspec, orang yang kontak erat dengan kasus Covid-19, tenaga kesehatan, dan perusahaan di kawasan industri.

“Cukup (alat PCR) periksa 2.600 spesimen,” tutur dia.

Tak hanya di Kabupaten Bekasi, lonjakan kasus baru Covid-19 juga terjadi di Kota Tangerang karena warganya bekerja di Jakarta.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Perajin Kecilkan Ukuran Tempe karena Harga Kedelai Naik, Diprotes Konsumen hingga Tak Laku

Cerita Perajin Kecilkan Ukuran Tempe karena Harga Kedelai Naik, Diprotes Konsumen hingga Tak Laku

Megapolitan
Protes Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe: Saya Minta Tolong kepada Presiden...

Protes Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe: Saya Minta Tolong kepada Presiden...

Megapolitan
Tawuran Geng Pelajar di Bekasi, Satu Orang Tewas Kena Bacok

Tawuran Geng Pelajar di Bekasi, Satu Orang Tewas Kena Bacok

Megapolitan
Curi Belasan Motor, Putri Pedangdut Imam S Arifin Ditangkap Polisi

Curi Belasan Motor, Putri Pedangdut Imam S Arifin Ditangkap Polisi

Megapolitan
Laporkan Rizky Billar atas Dugaan KDRT, Lesti Kejora Mengaku Dianiaya

Laporkan Rizky Billar atas Dugaan KDRT, Lesti Kejora Mengaku Dianiaya

Megapolitan
Pengamat: Siapapun Gubernurnya, Dianggap Gagal kalau Jakarta Banjir dan Macet

Pengamat: Siapapun Gubernurnya, Dianggap Gagal kalau Jakarta Banjir dan Macet

Megapolitan
Anies Baswedan akan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Sebelum Lengser

Anies Baswedan akan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Sebelum Lengser

Megapolitan
PT MRT Jakarta Hendak Akusisi PT KCI, Pemprov DKI Ungkap Dampak Positifnya

PT MRT Jakarta Hendak Akusisi PT KCI, Pemprov DKI Ungkap Dampak Positifnya

Megapolitan
Pembangunan Jalan Layang Citayam Temui Hambatan, Ridwan Kamil: Pembebasan Lahannya Rumit

Pembangunan Jalan Layang Citayam Temui Hambatan, Ridwan Kamil: Pembebasan Lahannya Rumit

Megapolitan
Pemprov DKI Cari Investor untuk Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemprov DKI Cari Investor untuk Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
Pj Gubernur DKI Disebut Bakal Hadapi 4 Tugas Berat

Pj Gubernur DKI Disebut Bakal Hadapi 4 Tugas Berat

Megapolitan
Pengamat: Pj Gubernur DKI Jangan Politis

Pengamat: Pj Gubernur DKI Jangan Politis

Megapolitan
Saat SPBU Vivo Lebih Dipilih ketimbang Pertamina, Pembeli Tetap Ramai Meski Harga Naik...

Saat SPBU Vivo Lebih Dipilih ketimbang Pertamina, Pembeli Tetap Ramai Meski Harga Naik...

Megapolitan
Protes Harga Kedelai Naik, Perajin di Sunter Banting dan Hancurkan Tempe

Protes Harga Kedelai Naik, Perajin di Sunter Banting dan Hancurkan Tempe

Megapolitan
Pemprov DKI Ingin Akuisisi PT KCI Terealisasi, Sesuai Amanat Jokowi

Pemprov DKI Ingin Akuisisi PT KCI Terealisasi, Sesuai Amanat Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.