Sepasang Lansia di Warakas Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci

Kompas.com - 05/08/2020, 18:44 WIB
Petugas medis mengevakuasi pasangan suami istri yang ditemukan tewas meninggal dunia dirumahnya kawasan Warakas, Tanjung Priok pada Rabu (5/8/2020) Dokumentasi Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi CahyonoPetugas medis mengevakuasi pasangan suami istri yang ditemukan tewas meninggal dunia dirumahnya kawasan Warakas, Tanjung Priok pada Rabu (5/8/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepasang suami dan istri ditemukan meninggal dunia di rumahnya Jalan Warakas VI, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (5/8/2020) pagi.

"Rabu tanggal 5 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB, telah ditemukan mayat laki-laki dan wanita di TKP rumah kediaman," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi Cahyono saat dikonfirmasi, Rabu.

Suami dan istri berinisial RH (84) dan LB (77) ditemukan tergeletak di kasur kamar serta lantai rumah.

Awalnya, R teman korban mendatangi rumah RH sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor Maju Kena Mundur Kena Diciduk Polisi

Saat tiba di lokasi, R melihat kondisi rumah dalam keadaan terkunci dan sepi.

Namun rumah dalam kondisi sepi dan terkunci. Selanjutnya saksi menanyakan ke tetangga rumah dan RT untuk melihat kondisi rumah korban.

Setelah melihat kondisi sepi, kemudian saksi berinisial D mencoba membuka pintu rumah.

"Ternyata kondisi korban sudah dalam keadaan tergeletak di lantai dan di kasur tidak bernyawa," ucap Budi.

Baca juga: Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Mengetahui hal tersebut, warga setempat melaporkan kejadian ini ke pihak Puskesmas Tanjung Priok dan Kepolisian

Petugas kesehatan yang datang lengkap dengan alat pelindung diri (APD) pun langsung mengevakuasi jenazah dari dalam rumah ke mobil ambulans.

Hingga kini, pihak kepolisian juga masih menyelidiki penyebab kematian pasutri tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Megapolitan
Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar 'Rahasia Dapur'

Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar "Rahasia Dapur"

Megapolitan
Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Megapolitan
89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

Megapolitan
Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X