Kompas.com - 05/08/2020, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai orang yang pernah terinfeksi virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2), Ina (27) menyebut mereka yang abai terhadap protokol kesehatan sebagai orang arogan.

Kearoganan mereka bisa dilihat dari aktivitas nongkrong dan jalan-jalan untuk urusan yang tak penting serta tak memakai masker saat keluar rumah di saat kasus Covid-19 melonjak.

"Kita enggak bisa memastikan orang yang keluar itu walaupun tetap sehat saat pulang ke rumah. Misalnya keluar dari rumah dengan merasa sehat, sebelahnya itu sehat enggak? Ngobrol, terus lewat udara jadi tertular. Itu jadi rantai penularan yang enggak putus," kata Ina saat dihubungi, Rabu (5/8/2020) sore.

Baca juga: Cerita Penyintas Covid-19, Baru Sembuh Setelah 44 Hari Karantina

Saat kembali ke rumah, orang-orang tersebut seharusnya bisa memikirkan orangtua dan saudara lainnya. Apalagi jika mereka punya penyakit bawaan.

"Kalau ada penyakit bawaan jadi bisa semakin sakit. Agak arogan ya (kalau abai protokol kesehatan). Apalagi kaum muda yang di rumah masih ada orang tua dan punya penyakit bawaan," ujar perempuan yang bekerja sebagai karyawan di Jakarta ini.

Menurut dia, orang disebut arogan saat mereka tak mau tahu tentang ada virus Covid-19 di sekitaranya. Padahal, informasi tentang Covid-19 sudah dipublikasikan ke mana pun.

"Itu mereka menutup telinga. Jadi bukan new normal ya, tapi back to normal kali. Mungkin mereka pikir 'toh gue enggak kena'. Ya mungkin mereka belum kena Covid-19 langsung jadi belum percaya," tambah Ina.

Baca juga: Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

Kasus Covid-19 di Indonesia termasuk di Provinsi DKI Jakarta terus meningkat setiap hari.

Berdasarkan data pemerintah yang masuk hingga Rabu (5/8/2020), terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.815 kasus.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 116.871 kasus. Dari total jumlah kasus di Indonesia, 23.266 kasus positif Covid-19 berada di Jakarta.

Rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan Covid-19 saat beraktivitas di luar rumah masih terlihat di DKI Jakarta.

Berdasarkan data Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, tercatat 62.198 dikenakan sanksi karena tidak memakai masker selama periode 5 Juni hingga 3 Agustus 2020.

"Kita tidak merasa bangga bisa menindak banyak orang, kita berharap setiap kita operasi, jumlah orang yang tertindak semakin sedikit, itu jadi tolok ukur kita," ujar Kepala Satpol PP, Arifin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Menegangkan Saat Truk Tanpa Sopir Meluncur Tabrak Balita hingga Tewas

Momen Menegangkan Saat Truk Tanpa Sopir Meluncur Tabrak Balita hingga Tewas

Megapolitan
Sederet Kebijakan Kontroversial Pemkot Depok, dari Perda Kota Religius hingga Pemasangan 'Barcode' Pohon

Sederet Kebijakan Kontroversial Pemkot Depok, dari Perda Kota Religius hingga Pemasangan "Barcode" Pohon

Megapolitan
Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Megapolitan
Berburu Diskon di Mal Kelapa Gading Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Berburu Diskon di Mal Kelapa Gading Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Megapolitan
Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Megapolitan
Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

Megapolitan
Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Megapolitan
Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

Megapolitan
Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Megapolitan
Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

Megapolitan
Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.