Klaster Baru, 10 Pegawai Non-medis RS Azra Bogor Positif Covid

Kompas.com - 06/08/2020, 13:42 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

BOGOR, KOMPAS.com - Angka kasus baru Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat, terus merangkak di tengah pelonggaran kebijakan dalam masa pra-adaptasi kebiasaan baru ini.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengungkap, terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Bogor yang berasal dari rumah sakit.

Sepuluh karyawan non-medis yang bekerja di Rumah Sakit Azra, Kota Bogor, terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes usap yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

Dedie mengatakan, mereka yang terpapar adalah pegawai frontliner  mulai dari petugas sekuriti hingga juru parkir rumah sakit.

Baca juga: Perum PPD Luncurkan Tiga Trayek Baru dari Stasiun Bogor ke Jakarta

"Terjadi ledakan pemaparan di RS Azra. Total ada 10 orang. Enam warga Kota Bogor, empat dari Kabupaten Bogor," kata Dedie, Kamis (6/8/2020).

Dedie menuturkan, saat ini mereka yang terpapar Covid-19 itu diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

Tim Detektif Covid-19 Kota Bogor juga diminta untuk melakukan penelusuran dan pelacakan.

Selain itu, sambung Dedie, Dinkes Kota Bogor juga telah melakukan tes usap ulang terhadap mereka yang positif Covid.

"Untuk kasus pegawai RS yang terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu lalu sudah dilakukan swab ulang dan hasilnya menunggu laporan resmi dari Dinkes," sebut Dedie.

Baca juga: Positif Covid-19, Pemilik Restoran di Bogor Meninggal, 7 Anggota Keluarganya Ikut Terpapar

Atas kondisi itu, lanjut Dedie, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat telah melakukan visitasi (kunjungan) ke RS Azra.

Sebab, kata Dedie, RS Azra merupakan satu dari delapan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bogor berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 445/Kep.224-Dinkes/2020 mengenai Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.

"Hasil evaluasi, untuk RS Azra hanya dapat menangani pasien Covid-19 level ringan dan sedang saja," tuturnya.

Sementara itu, saat dihubungi KOMPAS.com, pihak Rumah Sakit Azra, Kota Bogor, belum bisa memberikan keterangan resmi terkait adanya temuan kasus Covid yang menulari pegawainya.

Pihak RS Azra berencana akan menggelar konferensi pers atas kasus ini pada Jumat, esok.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Megapolitan
Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X