Kompas.com - 06/08/2020, 18:04 WIB
Petugas medis mengevakuasi pasangan suami istri yang ditemukan tewas meninggal dunia dirumahnya kawasan Warakas, Tanjung Priok pada Rabu (5/8/2020) Dokumentasi Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi CahyonoPetugas medis mengevakuasi pasangan suami istri yang ditemukan tewas meninggal dunia dirumahnya kawasan Warakas, Tanjung Priok pada Rabu (5/8/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri, RH (84) dan LB (77) diduga meninggal karena sakit. Jasad keduanya ditemukan di rumahnya di Jalan Warakas VI, Tanjung Priok, pada Rabu (5/8/2020) kemarin.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi Cahyono mengatakan, RH sebelumnya diketahui lumpuh. RH selama ini dirawat oleh istrinya.

"Itu satunya lumpuh kelahiran 1936, satunya 1953 perempuan itu stres karena suaminya lumpuh dirawat, sudah tua merawat," ucap Budi saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Sepasang Lansia di Warakas Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci

Kedua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, RH dan LB ditemukan tewas di dalam rumahnya, Rabu pagi.

Baca juga: Polisi: Pelaku Pembunuhan di Apartemen Margonda Residence adalah Teman Dekat Korban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keduanya ditemukan tergeletak di kasur kamar serta lantai rumah.

Kabar kematian pasutri pertama kali diketahui oleh R, teman korban yang mendatangi rumah RH.

Saat didatangi, rumah dalam keadaan sepi. Saat saksi masuk ke dalam rumah, RH dan LB ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.

Mengetahui hal tersebut, warga setempat melaporkan ke pihak Puskesmas Tanjung Priok dan Kepolisian.

Petugas kesehatan yang datang dengan alat pelindung diri (APD) lalu membawa jenazah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Rachel Vennya Dapat Nopol B 139 RFS Secara Resmi dengan Bayar Rp 7,5 Juta

Polisi Sebut Rachel Vennya Dapat Nopol B 139 RFS Secara Resmi dengan Bayar Rp 7,5 Juta

Megapolitan
Cerita Korban soal Detik-detik Kecelakaan Maut Transjakarta, Sopir Tak Mengerem hingga Banyak Penumpang Tergeletak di Bus

Cerita Korban soal Detik-detik Kecelakaan Maut Transjakarta, Sopir Tak Mengerem hingga Banyak Penumpang Tergeletak di Bus

Megapolitan
Teka-teki Pelat RFS Mobil Rachel Vennya Terungkap, Bayar Rp 7,8 Juta hingga Mobil Disita

Teka-teki Pelat RFS Mobil Rachel Vennya Terungkap, Bayar Rp 7,8 Juta hingga Mobil Disita

Megapolitan
Khawatir Banjir Lebih Parah, Sejumlah Warga Protes Proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu

Khawatir Banjir Lebih Parah, Sejumlah Warga Protes Proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu

Megapolitan
Kota Bogor Dilanda Hujan Deras, Longsor Terjang Rumah Warga dan Atap Ambruk

Kota Bogor Dilanda Hujan Deras, Longsor Terjang Rumah Warga dan Atap Ambruk

Megapolitan
Buruh Minta UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,3 Juta, Ini Kata Wagub DKI

Buruh Minta UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,3 Juta, Ini Kata Wagub DKI

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Sudah Capai Setengah Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Sudah Capai Setengah Target

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Tambah 4 Kasus Baru, 2 Pasien Covid-19 di Depok Wafat

UPDATE 26 Oktober: Tambah 4 Kasus Baru, 2 Pasien Covid-19 di Depok Wafat

Megapolitan
Hubungi Nomor Ini Jika Jadi Korban atau Mengetahui Kantor Pinjol Ilegal

Hubungi Nomor Ini Jika Jadi Korban atau Mengetahui Kantor Pinjol Ilegal

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Pengemudi Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Bus Transjakarta

Wagub DKI Sebut Pengemudi Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Pengacara Terdakwa Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Klaim Saksi Jaksa Tak Buktikan Ada Penembakan

Pengacara Terdakwa Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Klaim Saksi Jaksa Tak Buktikan Ada Penembakan

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 19 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 19 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Waspada Potensi Banjir di Jakarta, Bodebek Hujan Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Waspada Potensi Banjir di Jakarta, Bodebek Hujan Petir

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Polisi Gencar Gerebek Kantor Pinjol Ilegal | KRL Tabrak Motor di Tanah Abang

[POPULER JABODETABEK] Polisi Gencar Gerebek Kantor Pinjol Ilegal | KRL Tabrak Motor di Tanah Abang

Megapolitan
Fakta Pria yang Masturbasi di Jok Motor, Mahasiswa Aktif yang Sudah Beraksi 20 Kali

Fakta Pria yang Masturbasi di Jok Motor, Mahasiswa Aktif yang Sudah Beraksi 20 Kali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.