Fraksi Nasdem Sebut Lemahnya Pengawasan Pemprov DKI Bikin Warga Sepelekan Covid-19

Kompas.com - 06/08/2020, 18:28 WIB
Petugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan fasilitas umum menggunakan cairan disinfektan di lima wilayah DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan fasilitas umum menggunakan cairan disinfektan di lima wilayah DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai pengawasan dan penanganan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait Covid-19 semakin melemah.

Hal ini membuat masyarakat berpikir bahwa Covid-19 sudah tak ada dan kondisi sudah normal.

Salah satunya adalah penyemprotan disinfektan secara massal yang dinilai Nova kini tak lagi dijalankan.

Padahal pada awal Covid-19 menyebar di Ibu Kota, Pemprov DKI menggalakkan penyemprotan di berbagai jalan bahkan wilayah.

Baca juga: Bertambah 597 Kasus Positif Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Awal Pandemi

"Perlu diingatkan kayak disinfektan tuh sudah enggak ada di jalan-jalan padahal harus. Kalau masih ada masyarakat bakal lihat dan ngeh oh virus masih ada dan mengkhawatirkan," ucap Nova saat dihubungi Kompas.com, Kamis (6/8/2020).

"Sudah 5 bulan saya lihat penyemprotan disinfektan di wilayah wilayah pun sudah enggak ada itu saya ingatkan juga ke Pemprov. Bagaimana mengefektifkan lagi hal itu," lanjutnya.

Nova menganggap gugus tugas hingga tingkat terendah seperti kelurahan dan RW pun kini mulai tak menjalankan tugasnya.

Masyarakat pun akhirnya tak merasa kasus Covid-19 di DKI masih ada padahal setiap harinya jumlah kasus justru melonjak.

"Ada namanya gugus tugas sampai tingkat RW. Saya lihat dari awal yang ngumpul pun dibubarin sekarang saya rasa gugus tugas apa yang dikerjakan? Dulu setiap kelurahan ada rapatnya dibuat ini sekarang harus aktif lagi. Masyarakat pun ngerasa ini kok enggak selesai? Ya tapi bagaimana kita harus tetap jalanin protokol kesehatan," kata dia.

Ia pun meminta masyarakat untuk turut berkolaborasi dengan pemerintah agar membantu virus ini cepat hilang dengan cara mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Kadinkes DKI: Positivity Rate Covid-19 Jakarta Jauh Lebih Rendah Dibanding Nasional

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Tangki BBM Terbakar di SPBU MT Haryono Pancoran

Mobil Tangki BBM Terbakar di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Keterisian ICU Masih Tinggi, Pemkot Tangsel Rujuk Pasien Covid-19 ke Wilayah Tetangga

Keterisian ICU Masih Tinggi, Pemkot Tangsel Rujuk Pasien Covid-19 ke Wilayah Tetangga

Megapolitan
Lansia Tewas Terbakar Saat Masak Nasi di Rumah, Api Menyambar Sarung

Lansia Tewas Terbakar Saat Masak Nasi di Rumah, Api Menyambar Sarung

Megapolitan
Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Megapolitan
RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Megapolitan
Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X