Kompas.com - 07/08/2020, 20:06 WIB
Petugas memperagakan simulasi pengibaran bendera untuk Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Simulasi pengibaran bendera dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut sebagai sosialisasi dan panduan bagi daerah dalam melaksanakan upacara kemerdekaan di tengah pandemi. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPetugas memperagakan simulasi pengibaran bendera untuk Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (12/7/2020). Simulasi pengibaran bendera dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut sebagai sosialisasi dan panduan bagi daerah dalam melaksanakan upacara kemerdekaan di tengah pandemi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara hanya menugaskan tiga orang pengibar bendera saat upacara peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia.

Berbeda dari tahun sebelumnya, di mana puluhan anggota paskibra menjadi petugas pengibar bendera.

Upacara bendera sendiri rencananya digelar di halaman kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (17/8/2020) depan.

Baca juga: Ketentuan Upacara HUT Ke-75 RI di Pemkot Jakut, Jumlah Peserta hingga Paskibraka Dikurangi

"Sekarang ini hanya petugas pengibar bendera jadi hanya di kecamatan hanya tiga orang. Kami tingkat kota tiga orang juga, jadi satu bawa bendera dan dua pengerek hanya itu aja," kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara Wawan Budi Rohman saat dihubungi, Jumat (7/8/2020).

Petugas pengibar bendera diambil dari siswa-siswa yang dilatih atau sudah masuk dalam anggota paskibra di sekolahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Paskibra merupakan tim yang sudah dilatih ya anak sekolah mereka dilatih dan dikhususkan untuk pengibar bendera 17 Agustus," ucap Wawan.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Upacara HUT Ke-75 RI di Kota Bekasi Digelar Terbatas

Seperti diketahui, Pemkot Jakut direncanakan menggelar upacara bendera saat 17 Agustus 2020 nanti.

Beberapa ketentuan dibuat guna menerapkan protokol kesehatan selama upacara berlangsung.

Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, pembatasan jumlah peserta dan petugas upacara hingga 50 persen.

"Tahun lalu, upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI difokuskan di tingkat kota tapi di tahun ini akan dilaksanakan di tingkat kota dan kecamatan karena adanya pembatasan jumlah peserta," kata Wawan, Kamis kemarin.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada 27 Persen Warga Jakpus yang Belum Divaksin Covid-19

Masih Ada 27 Persen Warga Jakpus yang Belum Divaksin Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 41,6 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 41,6 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
Senin Ini, Luhut Pandjaitan Diminta Keterangan Terkait Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Senin Ini, Luhut Pandjaitan Diminta Keterangan Terkait Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Megapolitan
Pegawai KPI Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Psikologi di LPSK

Pegawai KPI Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Psikologi di LPSK

Megapolitan
5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin Ini

5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin Ini

Megapolitan
Anies Ibaratkan Terkendalinya Covid-19 di Jakarta seperti Film 'Avengers'

Anies Ibaratkan Terkendalinya Covid-19 di Jakarta seperti Film "Avengers"

Megapolitan
Bagaimana Aturan Pembuatan Polisi Tidur di Jakarta?

Bagaimana Aturan Pembuatan Polisi Tidur di Jakarta?

Megapolitan
Vaksinasi Pfizer di RPTRA Taman Gajah Cipete Selatan, 120 Dosis Setiap Hari

Vaksinasi Pfizer di RPTRA Taman Gajah Cipete Selatan, 120 Dosis Setiap Hari

Megapolitan
Berapa Denda Tilang Ganjil Genap di Jakarta?

Berapa Denda Tilang Ganjil Genap di Jakarta?

Megapolitan
UPDATE: Tambah 14 Kasus di Kota Tangerang, 99 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 14 Kasus di Kota Tangerang, 99 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar | Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

[POPULER JABODETABEK] Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar | Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
UPDATE: Tambah 57 Kasus di Depok, 627 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 57 Kasus di Depok, 627 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jabodetabek Hujan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jabodetabek Hujan, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Pemkot Depok Sudah Buat Kajian Penerapan Ganjil Genap, Ini Hasilnya

Pemkot Depok Sudah Buat Kajian Penerapan Ganjil Genap, Ini Hasilnya

Megapolitan
Melawan Saat Dirampok, Remaja di Tambun Utara Tewas

Melawan Saat Dirampok, Remaja di Tambun Utara Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.