JAKARTA, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah memetakan tingkat risiko penularan Covid-19 pada setiap kabupaten dan kota di Indonesia.
Berdasarkan laporan analisis Satgas Covid-19 hingga 2 Agustus, ada lima kota di wilayah Jabodetabek yang masuk kategori zona merah.
Wilayah-wilayah itu adalah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Depok.
Sementara itu, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Bekasi, Bogor, dan Tangerang masuk kategori zona oranye.
Bagaimana penyebaran Covid-19 di wilayah Jakarta?
Walaupun masuk kategori zona oranye, tercatat enam RW di Kepulauan Seribu dan dua RW di Jakarta Selatan yang masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19.
Sementara itu, 25 RW zona merah lainnya tersebar di empat kota zona merah yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
RW zona merah paling banyak berlokasi di Jakarta Pusat, yakni 12 RW di 12 kelurahan.
Selanjutnya, tiga RW di Jakarta Barat, enam RW di Jakarta Utara, dan empat RW di Jakarta Timur.
Sebanyak 33 RW zona merah itu termasuk dalam wilayah pengendalian ketat (WPK) yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta, sehingga sejumlah pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak diberlakukan.
Baca juga: Wagub DKI: Delapan Persen Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Berusia di Bawah 19 Tahun
Berikut daftar 33 RW zona merah di Jakarta per Senin (10/8/2020) hari ini.
Jakarta Pusat : 12 RW
1. RW 011, Kelurahan Cempaka Putih Barat
2. RW 004, Kelurahan Cempaka Putih
3. RW 007, Kelurahan Cideng
4. RW 001, Kelurahan Galur
5. RW 002, Kelurahan Gelora
6. RW 008, Kelurahan Harapan Mulia
7. RW 001, Kelurahan Johar Baru
8. RW 006, Kelurahan Kampung Rawa
9. RW 006, Kelurahan Kebon Kacang
10. RW 005, Kelurahan Kramat
11. RW 010, Kelurahan Menteng
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.