Pemkot Tangerang Akan Beri Modal Usaha untuk 10.000 Warga yang Kena PHK akibat Covid-19

Kompas.com - 10/08/2020, 17:56 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (5/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (5/3/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang akan memberikan modal bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaannya atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat krisis Covid-19.

"Kami sedang persiapan mau ngasih bantuan modal kerja, jadi untuk start up lah, siapa saja mau misalnya yang di-PHK mau mulai usaha akan diberikan bantuan pembiayaan," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Arief mengatkan program tersebut sementara disiapkan untuk 10.000 masyarakat yang terdampak penghasilannya khususnya korban PHK.

Baca juga: Akibat Pandemi Covid-19, PAD Kota Tangerang Berkurang Rp 2 Miliar Per Hari

Nantinya modal usaha tersebut bisa berbentuk start up atau bisnis online kecil-kecilan yang bisa membantu perekonomian keluarga di masa pandemi Covid-19.

Arief mengatakan, modal yang diberikan masih belum ditentukan, namun besaran modal di kisaran Rp 500.000 sampai dengan Rp 1 juta.

"Kami belum putuskan, berkisar antara Rp 500.000 sampai Rp 1 juta," kata Arief.

Arief juga menjelaskan bantuan modal itu bisa diberikan untuk mereka yang sudah mendapat bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi.

Kriterianya adalah mereka yang benar-benar tidak memiliki penghasilan lagi. Jika masih ada kerabat atau satu keluarga yang masih bekerja, maka tidak bisa diberikan bantuan modal.

"Kalau masih ada yang kerja atau usaha ya enggak kita kasih. Yang benar-benar kena PHK dan tidak kerja itu kita kasih bantuan," pungkas Arief.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Ditangkap di Hotel Sunter

Dua Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Ditangkap di Hotel Sunter

Megapolitan
HUT ke-12 Tangsel, Wali Kota Airin: Tangsel Torehkan Prestasi yang Membanggakan

HUT ke-12 Tangsel, Wali Kota Airin: Tangsel Torehkan Prestasi yang Membanggakan

Megapolitan
Positif Covid-19, Mohammad Idris Mohon Didoakan dan Minta Maaf

Positif Covid-19, Mohammad Idris Mohon Didoakan dan Minta Maaf

Megapolitan
Positif Covid-19, Mohammad Idris Merasa Kurang Sehat Usai Debat Kandidat Pilkada Depok

Positif Covid-19, Mohammad Idris Merasa Kurang Sehat Usai Debat Kandidat Pilkada Depok

Megapolitan
Positif Covid-19, Mohammad Idris Dirawat di RSUD Kota Depok

Positif Covid-19, Mohammad Idris Dirawat di RSUD Kota Depok

Megapolitan
Ketua RT Muara Angke yang Diduga Lakukan Pungli Bansos Buat Surat Pernyataan, Ini Isinya

Ketua RT Muara Angke yang Diduga Lakukan Pungli Bansos Buat Surat Pernyataan, Ini Isinya

Megapolitan
Idris Positif Covid-19, Calon Wakil Wali Kota Depok dan Tim Sukses Diklaim Sehat

Idris Positif Covid-19, Calon Wakil Wali Kota Depok dan Tim Sukses Diklaim Sehat

Megapolitan
Calon Wali Kota Depok Mohammad Idris Positif Covid-19

Calon Wali Kota Depok Mohammad Idris Positif Covid-19

Megapolitan
Jelang Libur Panjang, Pemkot Bekasi Bakal Gelar Tes Swab Massal di Tempat Hiburan

Jelang Libur Panjang, Pemkot Bekasi Bakal Gelar Tes Swab Massal di Tempat Hiburan

Megapolitan
Maradona Meninggal Dunia, Wagub DKI Ungkap Kalimat Inspiratif Sang Legenda

Maradona Meninggal Dunia, Wagub DKI Ungkap Kalimat Inspiratif Sang Legenda

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

Pemprov DKI Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

Megapolitan
Kantor Kelurahan Pejaten Timur Ditutup, Masyarakat Dilayani lewat Drop Box

Kantor Kelurahan Pejaten Timur Ditutup, Masyarakat Dilayani lewat Drop Box

Megapolitan
Ganjil Genap Belum Diterapkan, Polisi Akui Kerap Terjadi Kepadatan Lalu Lintas

Ganjil Genap Belum Diterapkan, Polisi Akui Kerap Terjadi Kepadatan Lalu Lintas

Megapolitan
ASN Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Pejaten Timur Ditutup, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Dinas

ASN Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Pejaten Timur Ditutup, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Dinas

Megapolitan
HUT Ke-12 Tangsel, Benyamin Sebut Fasilitas Pendidikan hingga Kesehatan Terus Berkembang

HUT Ke-12 Tangsel, Benyamin Sebut Fasilitas Pendidikan hingga Kesehatan Terus Berkembang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X