Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Kompas.com - 11/08/2020, 13:58 WIB
Ilustrasi kebakaran SHUTTERSTOCKIlustrasi kebakaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah bangunan tempat tinggal berlantai dua di wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara, terbakar pada Senin (11/8/2020) malam.

Dugaan kuat penyebab terjadinya kebakaran karena ada korsleting dari salah satu rumah warga.

Kejadian itu terjadi pada Senin sekitar pukul 21.54 WIB. Warga yang melihat kobaran api langsung mendatangi pos kebakaran.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam dikerahkan guna memadamkan api, api pun padam pada pukul 23.18 WIB.

Baca juga: Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa atau korban luka.

Nia (23), salah satu warga di lokasi, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat malam hari ketika sebagian warga sudah istirahat.

"Lihat banget (kebakaran), sepengetahuan saya itu api langsung besar karena pas warga mulai teriak saya intip dari rumah apinya sudah gede. Itu kebakarannya mulai dari lantai atas," kata dia saat dihubungi, Selasa (11/8/2020).

Teriakan itu sontak membuat warga satu gang terbangun dan berusaha memadamkan api.

Tak berselang lama, petugas damkar datang dan dibantu warga memadamkan api.

"Banyak (warga) yang bantu petugas, dan warga juga baik kayak bantu jaga pintu gang biar yang enggak berkepentingan enggak bisa masuk," ucap Nia.

Seperti diketahui, kebakaran di wilayah Pademangan bukan kali pertama terjadi. Pada Senin lalu juga terjadi kebakaran di wilayah padat penduduk yang berada di RW 10, Pademangan Barat.

Puluhan rumah terbakar. Akibatnya, 114 jiwa mengungsi sementara di tempat pengungsian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Depok Harap Pemerintah Pusat Segera Beri Arahan Refocusing APBD Tangani Covid-19

Wali Kota Depok Harap Pemerintah Pusat Segera Beri Arahan Refocusing APBD Tangani Covid-19

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RS Suyoto Akan Tambah Ruang Perawatan

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RS Suyoto Akan Tambah Ruang Perawatan

Megapolitan
Waspada Kejahatan dengan Modus Tawarkan Pekerjaan, dari Pencurian hingga Prostitusi Online

Waspada Kejahatan dengan Modus Tawarkan Pekerjaan, dari Pencurian hingga Prostitusi Online

Megapolitan
Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakarta

Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Megapolitan
TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Megapolitan
4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Megapolitan
Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Megapolitan
Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X